PTS Tetap Optimis Bersaing dalam Penerimaan Mahasiswa Baru dengan PTN
- 10 Agt 2026 10:52 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kalimantan Selatan tetap optimistis bersaing dalam penerimaan mahasiswa baru di tengah ketatnya persaingan dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). PTS menilai diperlukan sinergi dan pengaturan sistem penerimaan mahasiswa baru agar keberadaan PTN dan PTS dapat saling melengkapi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Abdi Persada Banjarmasin, Prof. Dr. drg. Rosihan Adhani, mengatakan mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi. Menurutnya, PTS masih menghadapi tantangan dalam penerimaan mahasiswa baru akibat banyaknya jalur penerimaan yang dibuka PTN, mulai dari jalur undangan, tes, hingga jalur mandiri.
Rosihan menilai pemerintah perlu melakukan pengaturan terhadap sistem rekrutmen mahasiswa baru, termasuk jadwal penerimaan, bidang keilmuan, ujian, serta pembagian jenjang pendidikan antara PTN dan PTS. “Perlu ada pengaturan sistem rekrutmen, ujian, bidang keilmuan, dan leveling tingkat perguruan tinggi agar PTN dan PTS dapat bersinergi, saling melengkapi, dan mendukung dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya, Minggu 9 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, STIKES Abdi Persada Banjarmasin terus melakukan pengembangan program studi untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Salah satunya dengan rencana membuka Program Studi Sarjana Gizi serta Teknik Informatika yang dinilai memiliki prospek sesuai perkembangan kebutuhan saat ini.
“Lapangan pekerjaan sebagai ahli gizi menjadi salah satu program prioritas pemerintah, sedangkan Teknik Informatika kami pilih karena perkembangan Artificial Intelligence sangat marak dan ada kekhawatiran terhadap ancaman yang bisa ditimbulkannya,” kata Rosihan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi upaya PTS untuk mengisi bidang keilmuan yang belum banyak digarap perguruan tinggi negeri.
Sementara itu, Rektor Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK), Dr. Yanuar Bachtiar, mengatakan PTS membutuhkan regulasi pemerintah yang dapat mengatur pola penerimaan mahasiswa baru secara lebih proporsional. Di sisi lain, IBITEK terus melakukan berbagai strategi promosi untuk menarik minat calon mahasiswa.
| Baca juga: Rahasia Bahagia Berawal dari Tiga Hal |
Yanuar menyebutkan, salah satu strategi yang dilakukan adalah memanfaatkan platform digital dengan menggelar siaran langsung untuk memperkenalkan program pendidikan dan kegiatan kampus. “Kami melakukan kegiatan yang sedang trending saat ini, seperti siaran langsung melalui platform digital, selain tetap menjalin kerja sama dengan alumni,” ucapnya.
Menurut Yanuar, alumni juga menjadi salah satu kekuatan dalam memperkenalkan kampus kepada masyarakat karena dapat memberikan gambaran langsung mengenai keberhasilan lulusan. Selain itu, IBITEK menyediakan beasiswa sebagai salah satu upaya memberikan akses pendidikan tinggi kepada calon mahasiswa.
Di sisi lain, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Humas Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Dr. Ir. Murjani, SP, SIKom, ST, MS, IPM, mengatakan pihaknya tetap optimistis bersaing dengan mengandalkan kualitas kampus. UNUKASE juga membuka penerimaan mahasiswa baru dalam tiga gelombang untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon mahasiswa.
Murjani menambahkan, program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah turut dimanfaatkan untuk mendukung penerimaan mahasiswa baru melalui kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah. “Penerima KIP Kuliah bersedia ikut promosi ke sekolah-sekolah asalnya dan menceritakan tentang UNUKASE, bahkan kami mewajibkan penerima KIP Kuliah melakukan promosi tersebut,” ujarnya.
Berbagai strategi tersebut menunjukkan PTS terus melakukan inovasi untuk menghadapi persaingan dalam penerimaan mahasiswa baru. Dengan penguatan kualitas pendidikan, pengembangan program studi, pemanfaatan teknologi digital, beasiswa, serta jejaring alumni, PTS diharapkan tetap mampu berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....