Jauhi Perbuatan Zalim dan Bersahabatlah dengan Lingkungan
- 10 Agt 2026 08:03 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Perbuatan zalim merupakan perbuatan aniaya, tidak adil, dan menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Perbuatan ini dapat dilakukan terhadap diri sendiri, lingkungan, bahkan kepada Allah Swt.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Abu Bakar, S. Ag., dalam program Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin, Senin, 10 Agustus 2026. Menurutnya, perbuatan zalim adalah dosa yang besar dan tidak disukai oleh Allah Swt.
"Sebagai manusia, kita sama-sama mengingatkan, belajar, dan mawas diri," ujarnya. "Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, seorang ustaz pun pasti memiliki kesalahan karena kita semua hanyalah manusia biasa."
Ia menyampaikan firman Allah dalam Surah Ali 'Imran ayat 57 yang menegaskan bahwa Allah tidak menyukai orang-orang zalim. Menurutnya, manusia hendaknya hidup selaras dengan lingkungan sekitarnya, bukan justru merusaknya dengan perbuatan zalim seperti membuang sampah sembarangan.
Ustaz Abu Bakar menjelaskan bahwa bersahabat dengan lingkungan berarti menerima dan mensyukuri segala hal dalam hidup. Saat cuaca panas, misalnya, manusia hendaknya tetap bersyukur karena di balik panas tersebut ada nikmat yang Allah Swt limpahkan.
Selain itu, ia menjelaskan sabda Rasulullah saw dalam hadis riwayat Muslim yang mengingatkan agar umat Islam takut terhadap kezaliman karena akan membawa kegelapan pada hari kiamat. Hadis ini menjadi renungan bagi umat Islam bahwa kehidupan dunia tidaklah abadi dan setiap manusia kelak akan kembali kepada Allah Swt.
Ia mengingatkan umat Islam agar membuka mata hati dan mempersiapkan diri menghadapi hari akhir dengan membersihkan dosa kezaliman yang pernah dilakukan. Kehidupan dunia layaknya sebuah ladang yang harus tanam dengan hal-hal kebaikan agar manusia bisa meraih cahaya dan rahmat Allah di hari akhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....