Bank Kalsel Dukung Ketahanan Pangan lewat Budidaya Lele
- 17 Sep 2026 11:46 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Bank Kalsel memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, Bank Kalsel menyalurkan bantuan CSR Program Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah Organik melalui budidaya ikan lele kepada Pusat Daur Ulang (PDU) skala RT, Bank Sampah “Bahe’mart”, di Komplek Herlina Perkasa, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, Rabu 16 September 2026.
Penyerahan bantuan tersebut dihadiri langsung Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin dan Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin. Kehadiran keduanya disambut pengurus Bank Sampah “Bahe’mart” yang diketuai Istiqomah bersama Ardiansyah serta warga setempat.
Program tersebut menjadi bentuk sinergi antara Bank Kalsel, Pemerintah Kota Banjarmasin, dan penggerak lingkungan dalam menciptakan kawasan permukiman yang mandiri serta berwawasan lingkungan. Kolaborasi ini sekaligus diarahkan untuk mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dukungan tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah dilakukan Bank Kalsel sebelumnya melalui program pengelolaan sampah. Pada tahap awal, Bank Kalsel menyalurkan 20 unit Tempat Sampah Sedekah Botol Plastik yang tersebar di 13 titik strategis Kota Banjarmasin.

Sebanyak tujuh titik berada di lembaga pendidikan, tiga titik di masjid, satu titik di kantor pemerintahan, dan dua titik di lingkungan RT. Selama tujuh bulan, program tersebut berhasil mengumpulkan 2.380 kilogram sampah botol plastik yang hasil penjualannya dimanfaatkan untuk pembuatan komposter pengurai sampah organik.
Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, integrasi pengelolaan sampah organik dan budidaya ikan lele diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi sirkular bagi masyarakat. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada lingkungan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan warga.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Ibu Istiqomah, Bapak Ardiansyah, beserta seluruh pengurus Bank Sampah ‘Bahe’mart’ yang konsisten sejak berdiri tahun 2019 dalam mengelola sampah rumah tangga,” ujar Fachrudin. “Melalui bantuan budidaya ikan lele yang terintegrasi dengan pengelolaan sampah organik ini, kami ingin memastikan bahwa program CSR Bank Kalsel tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan warga secara mandiri.”
Sementara itu, Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank Kalsel melalui program CSR yang dinilai menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Ia menyebut keberadaan komposter dapat membantu mengurangi sampah dari sumbernya sekaligus mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat.
“Bagi Pemerintah Kota Banjarmasin, program seperti ini sangat berarti karena menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” kata Muhammad Yamin. “Komposter sampah memberikan solusi untuk mengurangi sampah dari sumbernya, sekaligus mengubah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat.”
Yamin juga menekankan pentingnya keberlanjutan fasilitas yang telah diberikan agar dapat dimanfaatkan dan dikelola secara optimal oleh masyarakat. “Peresmian hari ini bukanlah akhir dari sebuah program, yang paling penting adalah bagaimana fasilitas yang sudah diberikan ini dapat dimanfaatkan, dijaga, dan dikelola dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” ucapnya.
Melalui program CSR terpadu tersebut, Bank Kalsel terus menjalankan peran sebagai mitra pembangunan daerah dalam mendukung kesejahteraan sosial, kelestarian lingkungan, dan kemandirian ekonomi masyarakat. Budidaya ikan lele yang terintegrasi dengan pengelolaan sampah organik diharapkan dapat menjadi kegiatan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan di lingkungan warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....