Forum Anak Banjarmasin Dorong Pemenuhan Hak Anak

  • 09 Agt 2026 13:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kasus yang melibatkan anak di Indonesia menjadi perhatian Forum Anak Kota Banjarmasin. Forum yang aktif sejak 2014 tersebut berada di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta bertugas menyampaikan aspirasi anak kepada pemerintah.

Fasilitator Forum Anak Kota Banjarmasin, Muhammad Rayhan, menjelaskan forum tersebut berperan sebagai pelopor dan pelapor. Peran itu dilakukan untuk menjadi jembatan antara anak dan pemerintah dalam menyampaikan berbagai pendapat.

“Jadi tugas kami sebagai pelopor dan pelapor. Kami menjadi jembatan antara anak kepada pemerintah untuk menyuarakan pendapat mereka,” ujar Rayhan saat dialog Community Talk di Pro 2 RRI Banjarmasin, Rabu, 5 Agustus 2026.

Fasilitator Forum Anak Kota Banjarmasin lainnya, Muhammad Abiyyu Hafizh, menjelaskan perbedaan antara anggota dan pengurus forum. Seluruh anak yang berada di Kota Banjarmasin merupakan anggota dan dapat mengikuti berbagai kegiatan Forum Anak.

“Seluruh anak yang ada di Kota Banjarmasin dianggap sebagai anggota dan dibebaskan untuk mengikuti kegiatan Forum Anak,” ujar Abiyyu. “Kalau pengurus, kami biasanya ada seleksi dan melihat kemampuan serta kapasitas diri.”

Meski diisi oleh kalangan anak muda, Forum Anak tetap mendapat pendampingan dari fasilitator. Fasilitator bertugas menyampaikan pesan serta menata masukan anak agar komunikasi antara anak dan pemerintah dapat berjalan dengan baik.

Dalam upaya memenuhi hak anak, Forum Anak juga menyusun Suara Anak untuk menampung berbagai aspirasi melalui program berskala nasional. Aspirasi tersebut dihimpun berdasarkan berbagai persoalan yang disampaikan anak-anak di Indonesia.

“Forum Anak menyusun sesuai dengan apa yang kami dengar dari anak-anak di Indonesia. Semua aspirasi tersebut menjadi bahan untuk menyusun Suara Anak,” ucap Rayhan.

Penyusunan Suara Anak dilakukan melalui proses diskusi, analisis, dan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi anak. Setelah aspirasi dihimpun, fasilitator membantu memperbaiki tata bahasa dan penyampaiannya sebelum disampaikan kepada pemerintah.

“Kami berharap orang tua dan pemerintah dapat mendengarkan hak, suara, dan kritikan anak-anak,” ucap Rayhan. “Dengan begitu, anak-anak dapat terhindar dari diskriminasi di lingkungan mereka.”

Abiyyu juga berharap orang tua dapat menerapkan pola asuh yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....