BPBD Batola Perkuat Literasi Kebencanaan Bersama BNPB dan DPR RI
- 06 Agt 2026 09:46 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Marabahan - Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Komisi VIII DPR RI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar sosialisasi penguatan literasi kebencanaan, Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Sosialisasi menghadirkan berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang penanggulangan bencana. Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong peningkatan pemahaman masyarakat agar mampu melakukan langkah mitigasi sejak dini.
Wakil Bupati Barito Kuala, H. Herman Susilo, menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten sangat penting dalam menghadapi ancaman bencana yang kerap terjadi di Barito Kuala, seperti banjir pada musim hujan dan kebakaran hutan serta lahan saat musim kemarau.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi para relawan kebencanaan. Bekal pengetahuan dan kemampuan teknis dinilai menjadi faktor penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara aman dan efektif.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Sandi Fitrian Noor, mengatakan Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, baik karena faktor geografis maupun dampak perubahan iklim. Oleh sebab itu, penguatan literasi kebencanaan menjadi salah satu langkah yang terus didorong melalui berbagai kebijakan.
Ia menjelaskan Komisi VIII DPR RI terus memberikan perhatian terhadap upaya penanggulangan bencana, termasuk melalui revisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan penguatan peran BPBD di daerah. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan bencana di seluruh wilayah Indonesia.
“Keselamatan bukanlah keberuntungan, melainkan hasil dari persiapan yang matang," ujarnya.
Sandi mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan sosialisasi untuk memperkaya pengetahuan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Ia berharap setiap peserta dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan pemahaman mengenai mitigasi bencana di lingkungan masing-masing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana BNPB, jajaran BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, serta BPBD Kabupaten Barito Kuala. Melalui kolaborasi berbagai pihak, sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat budaya sadar bencana sekaligus meningkatkan ketangguhan masyarakat Barito Kuala dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....