Kebakaran Lahan di Banjarmasin Meluas, Kualitas Udara Mengancam
- 09 Sep 2026 09:14 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Berdasarkan data Sistem Informasi Pelayanan Kebencanaan Responsif (SILAYAN), tercatat sudah ada 45 kejadian kebakaran lahan di Banjarmasin. Dari data milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin itu, terjadi peningkatan kejadian.
Pemerintah Kota Banjarmasin bergerak menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang mulai memengaruhi kondisi udara di wilayah kota. Atas arahan Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah SKPD menggelar rapat koordinasi.
Rapat tersebut membahas langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak karhutla. Sekaligus mengantisipasi risiko kabut asap terhadap masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
“Menurut data dalam aplikasi SILAYAN BPBD, sudah ada 45 kejadian. Walaupun secara cepat itu bisa ditangani oleh kawan-kawan BPBD, termasuk juga dibantu oleh instansi terkait lainnya,” ujar Tezar.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah kota sehingga diperlukan langkah terpadu antarlembaga. Penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pada perlindungan masyarakat dari dampak asap yang ditimbulkan.
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah melalui sektor pendidikan. Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin telah mengeluarkan surat edaran terkait pembelajaran bagi siswa selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.
“Sehingga dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sudah mengeluarkan edaran untuk anak-anak sekolah. Mereka diliburkan dan hanya menerima modul pembelajaran jarak jauh, sambil melihat perkembangan kondisi udara membaik,” katanya.
Tezar menegaskan, kebijakan tersebut akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi udara di Kota Banjarmasin. Pemerintah juga meminta masyarakat tetap waspada dan mendukung upaya penanganan karhutla.
“Kebijakan tersebut akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi udara. Mohon doa dan dukungannya warga Banjarmasin,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....