KPKNL Dorong Penataan BMN Lebih Optimal
- 31 Jul 2026 15:29 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pengelolaan Barang Milik Negara yang mengalami kerusakan berat menjadi salah satu perhatian Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Banjarmasin dalam memperkuat tata kelola aset pemerintah. Hal ini dibahas dalam Forum Konsultasi Publik yang juga dimanfaatkan menyerap masukan dari pemangku kepentingan peningkatan kualitas pelayanan.
Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah antara KPKNL Banjarmasin dengan para pemangku kepentingan. Membahas peningkatan pelayanan publik, kegiatan ini juga membahas berbagai persoalan pengelolaan aset negara yang masih dihadapi sejumlah satuan kerja.
Kepala KPKNL Banjarmasin, Fatchur Berlianto, mengatakan salah satu isu yang menjadi perhatian adalah percepatan penyelesaian BMN yang telah mengalami kerusakan berat. Pemahaman mengenai tata kelola aset perlu diperbuat agar tidak menimbulkan beban administrasi atau mempengaruhi kualitas laporan keuangan.
“BMN yang sudah rusak berat dan tidak lagi digunakan dapat dijual sesuai ketentuan agar mampu memberikan tambahan PNBP. Langkah ini memberikan manfaat bagi satuan kerja,karena aset yang tidak lagi produktif dapat dihapus dari pencatatan agar laporan keuangan menjadi lebih tertib,” ujarnya.
Selain itu dalam forum ini juga dibahas terkait percepatan penyelesaian piutang negara yang masih berada pada masing masing satuan kerja. Piutang yang telah memenuhi persyaratan diharapkan dapat diserahkan kepada KPKNL agar proses penagihan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan berlaku.
“Sinergi antara instansi menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan kekayaan negara yang efektif. Dengan koordinasi yang baik tentunya berbagai permasalahan terkait aset atau piutang negara dapat diselesaikan secara cepat dan tepat,” ucapnya.
KPKNL Banjarmasin berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi. berbagai masukan yang didapat diharapkan menjadi dasar penyempurnaan mendukung terwujudnya tata kelola aset negara yang baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....