Safar Bukan Pembawa Sial, Saatnya Perbanyak Ibadah

  • 30 Jul 2026 16:41 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Bulan Safar kerap dikaitkan dengan berbagai anggapan negatif yang telah berkembang sejak zaman Jahiliah. Padahal, dalam ajaran Islam, Safar merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang memiliki kedudukan sama dengan bulan-bulan lainnya dan tidak membawa kesialan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Muhammad Kipliansyah, S.H.I., dalam program Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin, Kamis, 30 Juli 2026. Menurutnya, secara bahasa kata Safar berasal dari bahasa Arab shafira yang berarti kosong karena pada masa dahulu masyarakat Arab meninggalkan kampung halamannya untuk bepergian atau berperang.

"Jadi, mulai zaman dahulu juga orang-orang menyebut bulan Safar adalah bulan sial dan juga panas," ujarnya. "Disebut bulan sial karena bulan ini dianggap tidak memiliki kehendak apa-apa dan diyakini mengandung keburukan, padahal setiap bulan Hijriah itu penuh kebaikan."

Ia mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma yang menganggap Safar sebagai bulan yang membawa kesialan atau tidak baik untuk beraktivitas. Menurutnya, seluruh bulan dalam kalender Hijriah merupakan waktu yang baik untuk beribadah dan beramal saleh.

Ustaz Kipliansyah menjelaskan bahwa Allah Swt memperlakukan hamba-Nya sesuai dengan prasangka mereka. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa berprasangka baik kepada Allah Swt serta meyakini bahwa musibah dapat terjadi kapan saja sesuai dengan ketetapan-Nya, bukan karena bulan tertentu.

Ia menegaskan bahwa sikap berhati-hati dalam menjalani aktivitas sehari-hari tetap diperlukan selama tidak disertai keyakinan yang keliru terhadap bulan Safar. Kewaspadaan justru hendaknya menjadi pengingat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Menurutnya, kedekatan kepada Allah tidak hanya diwujudkan melalui ibadah wajib, tetapi juga dengan memperbanyak ibadah sosial dan menebarkan kebaikan kepada sesama. Ia mengimbau umat Muslim untuk menjadikan bulan Safar sebagai momentum meningkatkan amal ibadah dan memperkuat kepedulian sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....