Tim SAR Berhasil Temukan Warga yang Tersesat di Hutan Gambut

  • 30 Jul 2026 11:36 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjar - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pria bernama Aspan, warga Banjarmasin yang sempat dilaporkan tersesat di kawasan hutan gambut Kabupaten Banjar pada Rabu malam, 29 Juli 2026. Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di dekat pemukiman warga sekitar pukul 19.20 Wita.

Sebelumnya, pria berusia 60 tahun tersebut dilaporkan hilang usai masuk ke kawasan hutan bersama empat rekannya untuk membersihkan ladang sejak pukul 08.00 Wita. Namun hingga sore hari, hanya keempat rekannya yang berhasil keluar, sementara Aspan tak kunjung muncul.

Mendapat laporan tersebut dari pihak Damkar Banjar pada pukul 17.43 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin langsung mengerahkan personel rescue. Tim bergerak menggunakan kendaraan Rescue D-Max dengan membawa perlengkapan mountaineering dan satu unit drone.

Upaya pencarian ini juga melibatkan unsur Polsek Gambut, Koramil, Damkar Banjar, hingga relawan dan masyarakat setempat. Selain menyisir jalur darat, tim memanfaatkan pemantauan udara menggunakan drone untuk melacak keberadaan korban di tengah belantara ilalang.

Setelah sempat memicu kekhawatiran, pencarian intensif tersebut membuahkan hasil ketika korban ditemukan dalam kondisi stabil. Petugas langsung mengamankan korban menuju tempat aman untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kembali kepada pihak keluarga.

Usai ditemukannya korban, SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area hutan. Membawa perlengkapan keselamatan serta alat komunikasi yang memadai menjadi hal yang sangat penting.

"Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan agar selalu bersama rombongan dan membawa alat komunikasi yang memadai. Jangan ragu untuk segera melapor jika terjadi situasi darurat," ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia juga menegaskan agar warga tidak menunda laporan jika ada anggota rombongan yang terpisah di dalam hutan. Kecepatan laporan sangat menentukan keberhasilan dan keselamatan saat operasi pencarian dilakukan.

"Segera laporkan kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat. Tujuannya agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," kata I Putu Sudayana menambahkan.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, seluruh rangkaian operasi pencarian di kawasan hutan gambut tersebut resmi dihentikan. Seluruh unsur SAR yang terlibat kini telah ditarik dan dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....