Bangun Banua Siapkan Strategi Bisnis Baru Tingkatkan Dividen Daerah

  • 29 Jul 2026 16:22 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – PT Bangun Banua Kalimantan Selatan terus menyiapkan berbagai strategi bisnis untuk meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dipaparkan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPRD Kalimantan Selatan, Rabu 29 Juli 2026.

Direktur Utama PT Bangun Banua, H. Afrizaldi, menyampaikan kinerja perusahaan menunjukkan tren yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan tersebut terlihat dari setoran dividen kepada pemerintah daerah yang terus bertambah setiap tahunnya.

Pada 2024, dividen yang disetorkan mencapai sekitar Rp5 miliar dan kemudian meningkat menjadi Rp8,1 miliar. Hingga Juni 2026, nilai dividen kembali naik menjadi Rp9,1 miliar sebagai bukti peningkatan performa perusahaan.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Target laba bersih kami pada 2026 sebenarnya Rp15 miliar, tetapi saat ini sudah melampaui hingga hampir Rp17 miliar. Ini menunjukkan Bangun Banua mampu terus meningkatkan kontribusi terhadap PAD,” ujar Afrizaldi.

Menghadapi 2027, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi bisnis baru melalui anak usaha Nusa Bangun Banua. Perusahaan tersebut akan bergerak di berbagai sektor yang dinilai mampu memberikan tambahan pendapatan bagi daerah.

Salah satu unit usaha yang dikembangkan adalah bengkel perawatan kendaraan dinas milik Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kalimantan Selatan. Program ini diharapkan membuat anggaran perawatan kendaraan tetap berputar di daerah sekaligus meningkatkan dividen bagi pemerintah.

“Ini sifatnya imbauan kepada seluruh SKPD, bukan kewajiban melalui Perda. Bengkel Nusa Bangun Banua sudah beroperasi di Jalan A. Yani Km 28, dekat Asrama Haji Banjarbaru dan kami juga menyediakan layanan darurat selama 24 jam,” ucap Afrizaldi.

Ia menambahkan bengkel tersebut menggandeng sejumlah bengkel spesialis lokal, mulai dari perbaikan mesin, AC hingga bodi kendaraan. Kolaborasi itu diharapkan mampu menggerakkan pelaku UMKM yang bergerak di sektor jasa otomotif.

Selain mengembangkan bisnis bengkel, PT Bangun Banua juga melakukan evaluasi terhadap operasional Hotel Batung Batulis di Banjarbaru. Tingginya biaya operasional akibat kondisi bangunan yang sudah tidak lagi layak membuat operasional hotel dihentikan sementara.

Ke depan, lahan hotel juga akan dimanfaatkan untuk usaha yang lebih produktif seperti fasilitas olahraga padel dan kafe dengan kebutuhan investasi sekitar Rp5 miliar. Perusahaan juga menargetkan ekspansi ke sektor layanan kesehatan melalui penyediaan oksigen medis dan alat kesehatan bagi rumah sakit daerah maupun BLUD di Kalimantan Selatan.

“Kami optimistis berbagai pengembangan usaha ini dapat memberikan nilai tambah bagi daerah. Harapannya, Bangun Banua bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi yang semakin besar bagi PAD Kalsel,” kata Afrizaldi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....