Halaman SDN Mawar 7 Banjarmasin Dipenuhi Bongkaran Bangunan
- 28 Jul 2026 14:00 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Tumpukan material bekas bongkaran bangunan yang memenuhi halaman SDN Mawar 7, Jalan Cempaka IX, Banjarmasin Tengah, akhirnya mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Banjarmasin. Menindaklanjuti arahan Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar turun langsung meninjau lokasi.
Di lokasi, tumpukan material bekas bongkaran diperkirakan mencapai tiga hingga empat truk. Kondisi tersebut membuat halaman sekolah menyempit dan mengganggu aktivitas siswa, terutama saat pelaksanaan apel pagi yang rutin digelar di halaman sekolah.
Tezar menjelaskan material belum dapat dipindahkan lantaran sebelumnya telah didaftarkan sebagai aset yang akan dilelang. Sesuai ketentuan, aset yang telah masuk proses lelang tidak diperbolehkan dipindahkan sebelum proses tersebut selesai.
"Kenapa sampai sekarang belum dipindahkan? Karena memang sesuai ketentuan yang berlaku, apabila sudah didaftarkan untuk proses lelang. Sehingga tidak diperkenankan melakukan pemindahan," ujar Tezar.
Namun, proses lelang tersebut dinyatakan gagal setelah tidak ada satu pun peserta yang mengajukan penawaran. Kondisi itu membuat Pemkot Banjarmasin mengambil langkah cepat dengan mengoordinasikan pemindahan material agar tidak lagi mengganggu aktivitas belajar mengajar.
"Sekarang lelangnya gagal, tidak ada yang melakukan penawaran sehingga koordinasikan dengan Kabid Aset bahwa ini boleh dipindahkan kalau ada tempat untuk meletakkannya. Kemungkinan akan kita tempatkan di Jalan Lingkar Selatan, di samping Kantor Dinas Perhubungan," ucapnya.
Menurut Tezar, material tersebut hanya dipindahkan ke lokasi penampungan sementara. Setelah itu, aset tetap akan kembali diajukan dalam proses lelang berikutnya sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, memastikan proses pengangkutan seluruh material akan segera dilakukan. Ia menargetkan halaman sekolah sudah bersih dalam waktu satu minggu.
"Target kami dalam satu minggu seluruh material sudah terangkut. Sehingga halaman sekolah bisa kembali dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa, terutama untuk kegiatan apel dan aktivitas lainnya," kata Rian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....