Pemkab Banjar Pastikan Korban Rumah Ambles Dapat Bantuan dan Hunian sementara

  • 27 Jul 2026 07:15 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Martapura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memastikan warga terdampak musibah amblesnya tiga rumah di Komplek Fadilah Perdana 5, Desa Simpang Empat, Kecamatan Kertak Hanyar, mendapat penanganan dan bantuan. Pemerintah daerah juga memastikan kebutuhan tempat tinggal sementara warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

Sebagai langkah awal, Pemkab Banjar melalui Dinas Sosial (Dinsos) P3AP2KB bersama BPBD menyalurkan bantuan darurat kepada tiga kepala keluarga terdampak. Bantuan tersebut berupa paket sembako, peralatan memasak, dan tikar untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain bantuan darurat, Pemkab Banjar juga menggandeng BAZNAS Kabupaten Banjar dalam memberikan dukungan kepada keluarga terdampak. Masing-masing keluarga menerima bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta.

Sementara itu, keluarga korban yang meninggal dunia juga memperoleh tambahan santunan kemanusiaan sebesar Rp1 juta. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk empati dan kepedulian atas musibah yang dialami keluarga korban.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, mengatakan pemerintah daerah langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak setelah menerima laporan kejadian. Langkah tersebut dilakukan agar warga terdampak segera mendapatkan penanganan dan bantuan.

“Meski peraturan tidak memperbolehkan penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk kerusakan bangunan yang disebabkan faktor konstruksi, Pemkab Banjar tetap mencari solusi melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan agar masyarakat tetap memperoleh bantuan,” ujarnya.

Erny menjelaskan, penanganan terhadap warga terdampak tidak hanya dilakukan melalui penyaluran bantuan kebutuhan dasar. Pemerintah juga berupaya memastikan adanya solusi tempat tinggal selama rumah warga dibangun kembali.

Erny menambahkan harapan baru juga datang dari hasil koordinasi di lokasi kejadian. Pihak developer menyatakan komitmennya untuk membangun kembali tiga unit rumah yang roboh dengan target penyelesaian sekitar tiga bulan.

“Selama proses pembangunan, seluruh keluarga terdampak akan difasilitasi hunian sementara, sehingga mereka tetap memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” ucapnya.

Erny menegaskan, penanganan musibah tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan darurat. Pemkab Banjar juga berupaya memastikan warga memiliki kepastian untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan bersama keluarga.

“Yang lebih penting memastikan warga untuk bangkit, melanjutkan kehidupan, dan kembali memiliki rumah sebagai tempat berlindung bersama keluarga,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkab Banjar turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah seorang korban dalam musibah tersebut. Pemerintah daerah berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan selama menghadapi masa pemulihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....