BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Kalsel

  • 26 Jul 2026 16:38 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Selatan, Minggu 26 Juli 2026. Mulai pukul 16.30 WITA, sejumlah daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi cuaca tersebut diperkirakan berlangsung hingga pukul 18.00 WITA.

Berdasarkan informasi BMKG, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Kotabaru, yakni Kecamatan Kelumpang Hulu dan Kelumpang Hilir. Sementara di Kabupaten Banjar, potensi hujan lebat diprakirakan terjadi di Kecamatan Martapura, Karang Intan, Astambul, dan Mataraman.

Selain itu, Kabupaten Tanah Bumbu juga masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem, meliputi Kecamatan Batu Licin, Satui, Kusan Hulu, Simpang Empat, Karang Bintang, dan Mantewe. Adapun di Kota Banjarbaru, peringatan dini berlaku untuk Kecamatan Cempaka, Banjarbaru Utara, dan Banjarbaru Selatan.

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain. Di Kabupaten Kotabaru, hujan diprakirakan dapat menjangkau Kecamatan Pulau Laut Utara, Kelumpang Selatan, dan Pulau Laut Tengah. Sementara di Kabupaten Banjar, potensi perluasan meliputi Kecamatan Simpang Empat, Pengaron, Sungai Pinang, Aranio, dan Sambung Makmur.

Potensi cuaca serupa juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, antara lain Kecamatan Kusan Hilir, Sungai Loban, Angsana, dan Kuranji. Masyarakat yang berada di wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air, pohon tumbang, hingga berkurangnya jarak pandang saat berkendara.

BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di ruang terbuka ketika terjadi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Pengendara juga diminta lebih berhati-hati saat melintas di jalan yang rawan tergenang maupun di bawah pepohonan dan baliho yang berpotensi roboh akibat terpaan angin.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, termasuk layanan Nowcasting BMKG, karena kondisi atmosfer dapat berubah dengan cepat. Informasi peringatan dini ini menjadi acuan penting bagi masyarakat untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem serta meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....