Sempat Meluber, Pengangkutan Sampah di TPS Jafri Zamzam Berangsur Normal
- 24 Jul 2026 13:19 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Jafri Zam Zam, Kota Banjarmasin, sempat meluber hingga ke tepi jalan. Kejadian tersebut sebelumnya dipicu oleh kendala pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada armada truk pengangkut.
Kendala tersebut sempat membuat operasional armada tidak berjalan maksimal sebagaimana mestinya. Keterbatasan jatah BBM harian membuat jumlah armada truk pengangkut yang beroperasi mengalami penyesuaian.
Pengawas TPS Jafri Zam Zam, Subekti, mengatakan operasional pengangkutan sampah di lokasi tersebut memang sempat tersendat selama beberapa waktu. Pengurangan armada yang turun ke lapangan berimbas pada keterlambatan pengangkutan volume sampah warga.
"Sebelumnya biasa tiga armada truk yang mengangkut sampah setiap hari. Tapi saat itu terbatas hanya satu sampai dua armada saja," ujarnya saat ditemui.
Subekti menjelaskan keterbatasan kuota BBM harian membuat petugas harus mengatur strategi pengangkutan. Hal tersebut membuat tumpukan sampah sempat menyisa di area penampungan sementara.
"Kalau keluhan dari masyarakat ya pasti ada. Tapi kita berikan penjelasan juga kondisinya seperti apa," katanya menambahkan.
Kondisi sampah yang sempat meluber tersebut juga memicu keluhan dari para pelaku usaha dan warga sekitar. Aroma tak sedap yang muncul dirasakan cukup mengganggu kenyamanan aktivitas warga.
Salah seorang pedagang di sekitar kawasan TPS, Fakhrurazi, mengaku dampak aroma busuk tersebut sempat mengganggu area tempat usahanya. Ia menyebut pembeli sempat enggan mampir akibat bau menyengat dari tumpukan sampah.
"Kalau sampah ini pasti bau ya, apalagi kadang ada sampah plastik yang terbang sampai ke tempat kami. Harapannya bisa benar-benar dirapikan biar tidak numpuk lagi," katanya.
Meski demikian, kondisi pengangkutan sampah di TPS Jafri Zam Zam kini sudah berangsur normal. Armada truk pengangkut secara rutin telah kembali menyisir tumpukan sampah agar area TPS tetap terkendali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....