Menjaga Hati agar Tetap Dekat dengan Allah

  • 23 Jul 2026 06:56 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hati merupakan bagian penting dalam diri manusia karena menjadi pusat yang menentukan baik dan buruknya perilaku seseorang. Karena itu, penyakit hati perlu segera diobati agar tidak menjerumuskan seseorang kepada penyimpangan meskipun terlihat rajin beribadah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Ahmad Kusasi, S.Ag. dalam acara Hikmah Subuh di RRI Pro4 Banjarmasin, Kamis, 23 Juli 2026. Menurutnya, menjaga kebersihan hati merupakan salah satu kunci untuk mempertahankan kualitas iman seorang muslim.

Ustaz Ahmad Kusasi mengatakan beberapa tanda hati yang mulai rusak di antaranya sulit menerima nasihat dan tidak lagi tersentuh oleh peringatan agama. Selain itu, seseorang juga perlu waspada ketika sudah enggan menangis karena takut kepada Allah Swt dan menganggap maksiat sebagai hal yang biasa.

Dalam kitab At-Tibyan fii Adabi Hamalatil Qur'an, Imam Nawawi mengutip nasihat Ibrahim Al-Khawash tentang lima perkara yang dapat menjadi obat hati. Lima perkara tersebut adalah membaca Al-Qur'an dengan tadabur, mengosongkan perut, mendirikan salat malam, berdoa pada waktu sahur, dan berkumpul dengan orang-orang saleh.

“Al-Qur'an yang dibaca dengan memahami maknanya adalah penawar utama bagi penyakit hati,” ujar Ustaz Ahmad Kusasi. “Jangan sampai Al-Qur'an hanya menjadi hiasan sementara kita sibuk dengan urusan dunia semata.”

Ia menjelaskan bahwa menjaga pola makan juga menjadi bagian penting dalam membersihkan hati. Umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa serta memastikan makanan yang dikonsumsi berasal dari sumber yang halal dan baik.

Menurutnya, makanan yang halal akan membantu membentuk hati yang bersih dan mudah menerima kebaikan. Sebaliknya, makanan yang tidak diperhatikan kehalalannya dapat memengaruhi kualitas spiritual seseorang.

Ustaz Ahmad Kusasi juga mengingatkan pentingnya menghidupkan malam dengan salat tahajud dan memperbanyak doa pada waktu sahur. Kedua amalan tersebut menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt sekaligus memohon pertolongan-Nya.

“Salat malam sangat baik untuk mendekatkan seorang hamba kepada Allah Swt,” ujarnya. “Sedangkan waktu sahur merupakan waktu turunnya rahmat dan dikabulkannya doa sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi.”

Selain itu, ia menegaskan bahwa lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap kebersihan hati seseorang. Karena itu, umat Islam dianjurkan memilih teman yang saleh dan mampu mengingatkan ketika melakukan kesalahan.

Menurutnya, teman yang baik bukanlah orang yang selalu membenarkan setiap tindakan, melainkan yang berani meluruskan ketika melihat kesalahan. Lingkungan yang baik akan membantu seseorang menjaga iman dan kebersihan hati dalam kehidupan sehari-hari.

Menutup tausiyahnya, Ustaz Ahmad Kusasi mengajak umat Islam menjaga hati dari berbagai penyakit seperti iri, dengki, hasad, dan kebencian. Menurutnya, hati yang bersih akan menjadi tempat bersemayamnya cahaya iman dan mengantarkan seseorang semakin dekat kepada Allah Swt.

“Mari jaga hati kita dari berbagai penyakit seperti iri, dengki, hasad, maupun benci agar tetap bersih,” ujarnya. “Hati adalah tempat bersemayamnya cahaya iman dan inilah jalan kita untuk selalu dekat kepada Allah Swt.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....