KKN Internasional ULM Menjadi Sarana Pengabdian dan Studi Banding yang Berdampak

  • 23 Jul 2026 06:46 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - KKN Internasional Universitas Lambung Mangkurat menjadi salah satu bagian pengabdian masyarakat yang dibentuk dari kampus kepada mahasiswa berbakat. Aika Aslama Afnan, menjadi salah satu mahasiswa yang beruntung karena mendapatkan kesempatan menjadi peserta KKN Internasional untuk pengabdian di Jepang pada gelombang pertama KKN Internasional.

“Kita mengabdinya juga sekalian sebagai studi banding,” ujar Aika dalam dialog Community Talk di Pro 2 RRI Banjarmasin pada Sabtu, 18 Juli 2026. Aika mengakui tertarik dengan hal-hal terkait luar negeri sedari lama dan menunggu kesempatan seperti ini datang.

KKN Internasional mempunyai tahapan seleksi yang cukup ketat. Tahapan tersebut meliputi seleksi berkas, seleksi interview, dan proses pembekalan.

Tahapan berkas berkaitan dengan kesiapan nilai Toefl dan kepemilikan paspor. Kemudian pada tahap interview, peserta akan diuji untuk kemampuan berbahasa Inggris, unjuk bakat, dan keterampilan budaya dari Indonesia yang akan dibawakan pada KKN Internasional.

Pada kesempatan kali ini, Aika dan peserta lainnya ditempatkan di Kitakyushu, kota besar yang terletak di ujung paling utara pulau Kyushu, Prefektur Fukuoka, Jepang. Disana mereka mengabdi dan menjalankan program seperti pembuatan modul ajar untuk mahasiswa bahasa Indonesia dan mengajarkan bahasa inggris pada jenjang Taman Kanak-kanak.

“Kami juga bikin semacam studi banding seperti apa sih perbedaannya antara Indonesia dan Jepang,” ucap Aika. Selain itu, mereka juga mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang ada di Kitakyushu.

Menutup dialog, Aika berharap kedepannya kampus bisa lebih menggaungkan apa yang telah didapat oleh mahasiswa KKN Internasional di gelombang sebelumnya. “Kedepannya mahasiswa yang akan ikut bisa lebih termotivasi lagi untuk melanjutkan visi misi dari batch sebelumnya,” ujar Aika.

Melihat antusiasme yang tinggi pada gelombang sebelumnya, Aika juga mengharapkan pihak kampus maupun pihak pemerintah dapat menjalin kerjasama yang lebih luas dengan negara mitra. Hal ini dilakukan agar kegiatan seperti KKN Internasional lebih berdampak dan memotivasi mahasiswa yang akan datang maupun masyarakat sekitar di negara mitra maupun di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....