Pusdiklat Paskibraka Banjarmasin Dimulai, Formasi HUT ke-500 Lebih Spektakuler

  • 19 Jul 2026 16:22 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi memulai Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2026. Sebanyak 34 calon Paskibraka mulai menjalani pembinaan intensif selama sebulan penuh sebagai persiapan mengemban tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.

Pembukaan Pusdiklat digelar di Halaman Basket Balai Kota Banjarmasin, Minggu, 19 Juli 2026, dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar. Dalam kesempatan itu, Tezar secara simbolis menyematkan tanda peserta dan kartu identitas (ID Card), dilanjutkan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya rangkaian pelatihan.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin, jajaran pembina, pelatih, serta 34 calon Paskibraka yang terdiri atas 17 putra dan 17 putri. Dalam arahannya, Tezar menegaskan bahwa disiplin, kesehatan, dan keselamatan menjadi prioritas utama selama peserta mengikuti pemusatan pelatihan.

Ia meminta seluruh peserta menjaga kondisi fisik dan mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan. Ia juga menginstruksikan Kesbangpol untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi, mulai dari fasilitas kesehatan hingga kebutuhan konsumsi selama pelatihan berlangsung.

"Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Kesbangpol harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk fasilitas yang diperlukan seperti tenaga medis, makan dan minum, serta kelengkapan lainnya. Harapannya, pada saat pelaksanaan 17 Agustus, baik penaikan maupun penurunan bendera, mereka dapat menjalankan tugas secara maksimal," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin mengungkapkan, Pusdiklat tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan, salah satunya penguatan nilai keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter calon Paskibraka. Sebelum memulai aktivitas setiap hari, seluruh peserta diwajibkan membaca kitab suci sesuai agama masing-masing selama lima hingga sepuluh menit.

"Lima sampai sepuluh menit sebelum pelaksanaan pelatihan, peserta diwajibkan membaca kitab suci masing-masing. Bagi yang Muslim membaca Al-Qur'an, bagi yang Kristen membaca Alkitab, dan seterusnya agar menjadi kekuatan dan modal bagi calon Paskibraka dalam mengikuti pelatihan hingga sukses melaksanakan tugas pada 17 Agustus 2026," kata Muzaiyin.

Tak hanya itu, peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin juga akan menjadi warna tersendiri dalam penampilan Paskibraka tahun ini. Muzaiyin memastikan formasi pengibaran bendera akan dibuat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Karena berkaitan dengan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-500, formasinya akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Formasi tersebut akan dimaksimalkan bersama para pelatih sesuai arahan pimpinan, dengan mengangkat tema 500 tahun Kota Banjarmasin," ujarnya.

Pelaksanaan Pusdiklat sementara dipusatkan di kawasan Balai Kota Banjarmasin dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja. Pemerintah Kota juga tengah menyiapkan lokasi karantina yang berada tidak jauh dari Balai Kota guna memudahkan mobilitas peserta.

"Untuk sementara kegiatan dilaksanakan di RTH Kamboja dan Balai Kota. Nanti untuk karantina akan kami siapkan lokasi yang tidak terlalu jauh dari Balai Kota agar mobilitas mereka tetap nyaman," katanya.

Pusdiklat dijadwalkan berlangsung hingga 17 Agustus 2026. Selama sekitar 20 hari peserta menjalani latihan intensif, sebelum memasuki masa karantina penuh selama kurang lebih 10 hari menjelang pelaksanaan upacara.

Meski pada tahap awal masih diperbolehkan pulang ke rumah, Kesbangpol menerapkan aturan ketat terkait mobilitas peserta. "Untuk sementara mereka masih boleh pulang, tetapi wajib diantar dan dijemput oleh orang tua. Tidak boleh menggunakan kendaraan sendiri ataupun mengendarai sepeda motor sendiri," ujar Muzaiyin.

Dari total 34 calon Paskibraka Kota Banjarmasin, empat orang akan mewakili daerah pada tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Sementara satu peserta putra berhasil lolos untuk bertugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di Istana Negara.

Melalui pelaksanaan Pusdiklat ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap seluruh peserta mampu menjalani pembinaan secara disiplin, menjaga kesehatan, serta menunjukkan semangat kebangsaan yang tinggi. Sehingga dapat mengemban tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih secara optimal pada HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan rangkaian Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....