Wali Kota Datangi SMK Farmasi Mandiri, Janji Perjuangkan Fasilitas Sekolah
- 14 Jul 2026 14:34 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, memberikan suntikan semangat kepada 12 peserta didik baru SMK Farmasi Mandiri pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa, 14 Juli 2026. Kehadiran Yamin di sekolah kejuruan tersebut bukan sekadar membuka kegiatan MPLS.
Dengan latar belakang pendidikan farmasi yang dimilikinya, orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu mengaku memahami tantangan yang dihadapi sekolah, terutama keterbatasan lahan dan fasilitas penunjang pendidikan. Saat meninjau lingkungan sekolah, Yamin mengaku prihatin dengan kondisi bangunan yang berdiri di atas lahan bukan milik sendiri sehingga menyulitkan pengembangan sarana pendidikan.
"Secara pribadi saya sangat memahami perjuangan sekolah ini. Saya melihat langsung kondisi sekolah yang memang memiliki keterbatasan lahan dan bukan merupakan lahan milik sendiri, sehingga pengembangan fasilitas pun menjadi tantangan tersendiri," ujar Yamin.
Meski pengelolaan SMK berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Yamin memastikan persoalan tersebut tidak akan diabaikan. Ia berjanji akan mengomunikasikan kondisi sekolah kepada pemerintah provinsi agar mendapat perhatian.
"Ini memang bukan kewenangan langsung Pemerintah Kota. Namun kami akan berupaya mengomunikasikannya dengan pihak provinsi agar ada solusi terbaik bagi pengembangan fasilitas sekolah ini," ujarnya.
Di hadapan belasan siswa baru, Yamin juga menyampaikan pesan motivasi agar mereka tidak minder dengan kondisi sekolah. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh megahnya bangunan sekolah, melainkan oleh semangat belajar dan kerja keras.
"Pede saja, yakinlah kalian bisa meraih prestasi setinggi-tingginya. Teruslah berdoa dan yakin bahwa kalian bisa menjadi yang terbaik di bidangnya," ucapnya.
Yamin turut memberikan apresiasi kepada para guru yang tetap konsisten mendidik siswa di tengah berbagai keterbatasan. Ia menilai pendidikan vokasi seperti SMK Farmasi Mandiri memiliki peran penting dalam mencetak tenaga kerja terampil yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Saya bangga dengan tekad dan semangat adik-adik semua, termasuk bapak dan ibu guru yang terus mengabdi. Kalian adalah harapan masa depan Banjarmasin yang memiliki keterampilan nyata di bidang farmasi," ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMK Farmasi Mandiri, Susanti Pusparini, mengaku kehadiran Wali Kota menjadi penyemangat tersendiri bagi keluarga besar sekolah. Menurutnya, keterbatasan fisik sekolah tidak pernah menghalangi komitmen mereka mencetak lulusan berkualitas.
"Sekolah kami memang terpencil, namun kami siap terus berinovasi dan menyiapkan prestasi bagi peserta didik setiap tahunnya. Kami membimbing mereka menjadi tenaga profesional di bidang farmasi sekaligus pribadi yang berakhlak mulia," kata Susanti.
Ia menjelaskan, sejak tahun ajaran 2020/2021, sekolah telah menerapkan sistem pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan daya saing lulusan. Bahkan, siswa kelas XI sudah mulai direkrut oleh apotek-apotek mitra sebelum menyelesaikan pendidikan.
"Kami memiliki prinsip bagaimana siswa kami didorong agar 'belum lulus, sudah bekerja'. Selain itu, kami juga tetap membuka kesempatan bagi anak-anak yang terkendala biaya agar tetap bisa bersekolah di sini," ujarnya.
Kunjungan Wali Kota Banjarmasin dalam kegiatan MPLS tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap sekolah vokasi yang terus berupaya mencetak sumber daya manusia berkualitas. Di tengah keterbatasan fasilitas dan jumlah peserta didik baru yang hanya mencapai 12 orang, SMK Farmasi Mandiri tetap menunjukkan komitmennya melahirkan tenaga profesional di bidang farmasi yang siap memasuki dunia kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....