Hari Pertama Sekolah, Bunda PAUD Pastikan MPLS Ramah Anak dan Bebas Perpeloncoan

  • 13 Jul 2026 12:40 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, turun langsung memantau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari pertama tahun ajaran baru, Senin, 13 Juli 2026. Ia memastikan seluruh sekolah menerapkan MPLS yang ramah anak, bebas dari praktik perpeloncoan, serta mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik baru.

Pemantauan diawali di TK Negeri Pembina Banjarmasin Barat, Neli didampingi Kasubbag Umum Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Selatan, Sucipto. Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke SD Negeri Kuin Selatan 4 dan SD Negeri Belitung Utara 3 untuk memastikan pelaksanaan MPLS berjalan sesuai ketentuan.

Selama berada di sekolah, Neli mengamati secara langsung proses pengenalan lingkungan sekolah dan interaksi guru dengan peserta didik baru. Tak hanya itu, berbagai aktivitas yang dirancang untuk membantu anak beradaptasi dengan lingkungan belajar juga turut menjadi perhatian.

Menurutnya, hari pertama sekolah menjadi momen penting yang akan menentukan kesan awal anak terhadap dunia pendidikan. Karena itu, seluruh satuan pendidikan harus menghadirkan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

"Kami bersama Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dapat berkunjung ke TK Negeri Pembina Banjarmasin Barat untuk memastikan pengenalan lingkungan sekolah terhadap murid baru berjalan dengan baik. Kami ingin memastikan anak-anak hadir di sekolah dengan perasaan senang, karena ketika mereka merasa senang, mereka akan lebih mudah menerima pelajaran," ujar Neli.

Ia menegaskan, Bunda PAUD bersama Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin berkomitmen memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Seluruh satuan pendidikan harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman. Selain itu juga nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," ucapnya lagi menambahkan.

Menurut Neli, MPLS tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, namun menjadi pintu awal dalam membangun semangat belajar. Kemudian membangun rasa percaya diri, serta karakter positif peserta didik sejak pertama kali menginjakkan kaki di lingkungan sekolah.

Ia berharap seluruh sekolah di Kota Banjarmasin konsisten menerapkan MPLS yang humanis. Sehingga setiap anak dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan penuh kegembiraan dan tanpa rasa takut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....