Wali Kota Bongkar Penyebab Listrik Padam Bergilir di Banjarmasin
- 09 Jul 2026 10:57 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin akhirnya mengungkap penyebab di balik pemadaman listrik bergilir dikeluhkan masyarakat. Setelah meminta penjelasan langsung kepada PT PLN (Persero), Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR memastikan gangguan tersebut bukan disebabkan oleh krisis pasokan batubara, melainkan murni akibat kendala teknis pada sistem pembangkit listrik interkoneksi Kalimantan.
Menurut Yamin, penjelasan resmi dari PLN sekaligus meluruskan berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait penyebab pemadaman listrik. "Kami sudah menerima penjelasan dari PLN bahwa gangguan ini murni akibat persoalan teknis pada sistem pembangkit interkoneksi Kalimantan. Jadi masyarakat tidak perlu terpengaruh informasi yang belum tentu benar," kata Yamin.
Berdasarkan hasil koordinasi Pemko dengan PLN, gangguan terjadi pada salah satu pembangkit besar yang masuk dalam sistem interkoneksi Kalimantan. Akibatnya, kemampuan sistem dalam menyalurkan daya listrik menurun sehingga PLN harus melakukan pengaturan beban melalui pemadaman bergilir di sejumlah daerah, termasuk Kota Banjarmasin.
Yamin mengakui kondisi tersebut sangat berdampak bagi masyarakat, karena listrik kini menjadi kebutuhan vital yang menopang hampir seluruh aktivitas. Mulai dari pelayanan publik, kegiatan belajar mengajar hingga operasional dunia usaha.
Karena itu, ia meminta PLN bergerak cepat mempercepat proses pemulihan agar kondisi kelistrikan kembali normal. "Kami berharap kondisi ini segera pulih. Sehingga aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dunia usaha, hingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal," ujarnya.
PLN, lanjut Yamin, menjelaskan bahwa proses pemulihan saat ini dilakukan dengan mengoptimalkan pembangkit yang masih beroperasi. Selain itu melakukan pengaturan sistem secara real time, serta mempercepat perbaikan terhadap unit pembangkit yang mengalami gangguan.
Pemadaman bergilir sendiri disebut sebagai langkah teknis yang terpaksa dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan. Kemudian mencegah terjadinya pemadaman total (blackout) yang dampaknya jauh lebih luas.
Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan akan terus mengawal proses pemulihan dengan memperkuat koordinasi bersama PLN. Tujuannya agar gangguan dapat segera teratasi dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
Di tengah proses tersebut, Yamin juga mengimbau masyarakat tetap tenang, menggunakan listrik secara bijak. Kemudian mewaspadai potensi korsleting saat aliran listrik kembali menyala setelah pemadaman.
"Pemerintah Kota akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan koordinasi dengan PLN berjalan dengan baik. Semoga proses pemulihan dapat berlangsung secepatnya sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal," ucapnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....