Kopkar Tirta Lestari, 35 Tahun Tumbuh Bersama Tingkatkan Pelayanan Air Minum

  • 09 Jul 2026 10:16 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Koperasi Karyawan (Kopkar) Tirta Lestari terus menunjukkan eksistensinya sebagai koperasi jasa yang berkembang dan menjadi mitra strategis PT Air Minum Intan Banjar. Berdiri sejak 7 Juli 1991 dan berbadan hukum melalui SK Kemenkumham Nomor AHU-0000573.AH.01.28 tanggal 24 Maret 2020, koperasi yang berkantor di Jalan P. Hidayatullah Nomor 21 Banjarbaru ini kini telah memasuki usia 35 tahun.

Manager Kopkar Tirta Lestari, Aris Fadilah, mengatakan koperasi dibangun dengan semangat meningkatkan kesejahteraan anggota. Sekaligus mendukung pelayanan air minum kepada masyarakat.

Saat ini, sekitar 85 persen kegiatan usaha Kopkar Tirta Lestari berasal dari pekerjaan yang mendukung operasional PT Air Minum Intan Banjar. Sementara sekitar 15 persen lainnya berasal dari pekerjaan di luar perusahaan, termasuk sejumlah proyek di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.

Berbagai layanan yang dikelola koperasi meliputi jasa perbaikan kebocoran pipa, pemasangan sambungan rumah, pembukaan dan penutupan sambungan pelanggan, penggantian meter air, pembacaan meter. Hingga berbagai pekerjaan teknis lainnya yang berkaitan dengan pelayanan pelanggan.

Selain itu, koperasi juga mengembangkan usaha penyewaan kendaraan operasional. Saat ini tersedia delapan unit mobil dan sekitar 60 unit sepeda motor yang digunakan untuk menunjang mobilitas petugas lapangan PT Air Minum Intan Banjar.

Keanggotaan Kopkar Tirta Lestari juga terus bertambah. Hingga akhir 2025, jumlah anggota mencapai 312 orang, meningkat dari 306 anggota pada 2024. Penambahan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan pegawai.

Di bidang ketenagakerjaan, koperasi mengelola 12 pegawai tetap serta 185 tenaga outsourcing yang ditempatkan pada berbagai bidang. Seperti satuan pengamanan, cleaning service, pembaca meter, staf teknik, operator, dan kasir.

Dari sisi keuangan, Kopkar Tirta Lestari juga mencatat kinerja yang positif. Laporan keuangan tahun buku 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik, melanjutkan capaian serupa pada tahun sebelumnya.

Sisa Hasil Usaha (SHU) setelah pajak pada 2025 tercatat sebesar Rp632,1 juta, meningkat sekitar 1,4 persen dibandingkan tahun 2024. Sementara nilai ekuitas koperasi juga naik menjadi Rp2,51 miliar, didorong oleh peningkatan laba serta bertambahnya simpanan pokok dan simpanan wajib anggota.

Meski demikian, Kopkar Tirta Lestari juga menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya keterbatasan peralatan untuk menangani pekerjaan perbaikan pipa berdiameter besar, rencana pengalihan pengelolaan tenaga outsourcing pada 2026 yang berpotensi menurunkan pendapatan koperasi, hingga perlunya peremajaan armada mobil tangki yang sudah berusia tua.

Untuk menjawab tantangan tersebut, koperasi menyiapkan berbagai strategi, mulai dari memperkuat kerja sama dengan perbankan, melengkapi peralatan kerja, membuka unit usaha baru. Seperti bengkel dan pencucian kendaraan, hingga memperbarui armada operasional.

Aris Fadilah menegaskan, anggota tetap menjadi kekuatan utama koperasi. Karena itu, Kopkar Tirta Lestari akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sekaligus memperluas peluang usaha agar kesejahteraan anggota terus meningkat.

"Alhamdulillah, koperasi terus mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari pembagian SHU yang setiap tahun mengalami peningkatan. Ke depan kami ingin terus berkembang, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjadi koperasi yang semakin mandiri dan profesional," ujar Aris.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....