BNN Banjarbaru: Ketahanan Keluarga Benteng Utama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
- 05 Jul 2026 08:54 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Kepala BNN Kota Banjarbaru menekankan bahwa keluarga adalah benteng pertahanan paling kokoh terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba pada generasi muda.
- Pendekatan hukum saja tidak cukup tanpa pengawasan ketat dari orang tua dan sinergi dengan aparat penegak hukum untuk menyelamatkan masa depan bangsa.
- Sindikat narkoba menyasar generasi muda secara masif dengan memanfaatkan keluarga yang rapuh dan komunikasi yang tersumbat sebagai pintu masuk pengaruh buruk.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng pencegahan penyalahgunaan narkotika. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru menilai keluarga memiliki peran penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Hal tersebut disampaikan Kepala BNN Kota Banjarbaru, AKBP Dr. Arif Wahyu Bibitharta, S.H., M.H., M.M., dalam siaran "Cerita di Siang Hari" RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu, 1 Juli 2026. Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat mengandalkan penegakan hukum semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga.
"Keluarga bukan sekadar tempat bernaung. Keluarga merupakan filter pertama yang menyaring pengaruh buruk dari luar rumah," ujar Arif.
| Baca juga: BNN: Penyalahgunaan Lem Ancam Generasi Muda |
Ia menjelaskan, pola asuh yang kurang memberikan perhatian dapat membuka peluang bagi anak untuk mengenal dan mencoba zat adiktif. Sebaliknya, komunikasi yang baik di dalam keluarga menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Berdasarkan kondisi di lapangan, peredaran narkoba masih mengancam kelompok usia produktif di Kalimantan Selatan. Karena itu, BNN terus memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi dan pembinaan karakter dengan melibatkan keluarga serta masyarakat.
"Orang tua harus peka terhadap perubahan perilaku anak yang mencurigakan. Kepekaan tersebut menjadi langkah awal dalam melakukan pencegahan dini," katanya.
Menurut Arif, perubahan emosi yang drastis, menurunnya prestasi belajar, hingga perubahan pola pergaulan dapat menjadi tanda awal yang perlu mendapat perhatian. Respons yang cepat dari keluarga dapat membantu mencegah anak terjerumus lebih jauh dalam penyalahgunaan narkotika.
Ia menambahkan, ketahanan keluarga yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam menekan risiko penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, BNN Kota Banjarbaru terus mendorong pelaksanaan program pembinaan keluarga tangguh dan lingkungan Bersinar (Bersih Narkoba).
Menutup dialog, Arif mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Hari Keluarga Nasional untuk mempererat komunikasi di dalam rumah. Menurutnya, kehadiran orang tua secara emosional merupakan perlindungan terbaik bagi tumbuh kembang anak.
"Mari kita jadikan rumah sebagai tempat paling aman dan nyaman bagi anak. Dari keluargalah pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai," ucap Arif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....