Ego Berlebihan Jadi Ancaman Keharmonisan Rumah Tangga
- 04 Jul 2026 16:51 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Salah satu tanda kebesaran Allah Swt adalah menciptakan pasangan hidup agar manusia memperoleh ketenangan, cinta, dan kasih sayang. Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz H. Asfiani Norhasani, Lc., M.H., dalam program Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin, Kamis, 2 Juli 2026.
Menurutnya, setiap orang mendambakan keluarga yang bahagia, sejahtera, dan damai. Namun, ia menyayangkan masih tingginya angka perceraian yang menunjukkan banyak keluarga belum mampu menjaga keharmonisan rumah tangga.
Ia menjelaskan, salah satu faktor yang dapat meruntuhkan keharmonisan keluarga adalah ego yang berlebihan. Kondisi ini semakin mudah terjadi di tengah kehidupan modern ketika setiap anggota keluarga memiliki kepentingan, privasi, dan keinginan masing-masing.
"Ego sebenarnya nampak baik karena ego itu adalah perilaku seseorang untuk mencapai sesuatu yang diinginkan," ujarnya. "Tapi, efek samping ego adalah mengabaikan sementara anggota lain dalam suatu keluarga."
Ustaz Asfiani juga menyampaikan bahwa ego yang tidak terkendali dapat menjadi racun bagi individu maupun keluarga. Ketika setiap orang hanya ingin menang sendiri, merasa paling benar, dan enggan mengalah, hubungan yang seharusnya dibangun atas dasar kasih sayang dapat berubah menjadi konflik.
Ia menambahkan, ego yang berlebihan juga dapat melahirkan sifat egois. Seseorang yang egois cenderung lebih mementingkan kepentingan pribadi tanpa mempertimbangkan perasaan maupun kebutuhan anggota keluarga lainnya.
Ustaz Asfiani mengingatkan umat Muslim untuk terus mengevaluasi ego dalam diri. Menurutnya, keinginan yang tidak terkendali dapat menumbuhkan sifat egois yang pada akhirnya mengancam keharmonisan dan keutuhan keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....