Sepuluh Siswa Berkebutuhan Khusus Lolos SPMB
- 03 Jul 2026 13:47 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027 di SMKN 4 Banjarmasin kembali memberikan kesempatan bagi calon peserta didik berkebutuhan khusus untuk mengakses pendidikan vokasi. Program pendidikan inklusif tersebut telah memessuki tahun keempat pelaksanaamua sebagai wujud komitmen sekolah dalam menghadirkan layanayan pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik. Kamis, 2 Juli 2026.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 4 Banjarmasin, Eka Lisdyawati, M.Pd., mengatakan setiap calon peserta didik berkebutuhan khusus harus melalui proses kesepakatan bersama antara sekolah dan orang tua sebelum dinyatakan diterima. Kesepakatan ini bertujuan memastikan seluruh kebutuhan peserta didik dapat dipenuhi selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
| Baca juga: Polda Kalsel Didik 700 Calon Tamtama |
“Salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut berkaitan dengan penyediaan pendamping khusus bagi peserta didik yang memerlukan bantuan selama belajar. Apabila siswa membutuhkan pendamping, maka orang tua diminta untuk menyiapkan tenaga pendamping karena sekolah belum memiliki pendamping khusus,” ujarnya.
Meski demikian, pihak sekolah terus berupaya menyesuaikan sarana dan prasarana pembelajaran agar dapat mendukung kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. Penyesuaian ini dilakukan agar seluruh siswa memperoleh kesempatan belajar yang nyaman dan sesuai dengan kemampuan masing- masing
“Program penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus telah berjalan sekitar empat hingga lima tahun terakhir. Jumlah peserta didik yang mengikuti program tersebut terus mengalami peningkatan, dari semula kurang dari 10 orang hingga kini mencapai 10 siswa pada Tahun Ajaran 2026/2027,” ucapnya.
Pada tahun ajaran baru ini, SMKN 4 Banjarmasin menerima sebanyak 10 peserta didik berkebutuhan khusus uang tersebar di sejumlah kompetensi keahlian. Mereka akan mengikuti pendidikan sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih berdasarkan minat, kemampuan dan proses seleksi.
“Adapun kompetensi keahlian yang menerima peserta didik berkebutuhan khusus meliputi Perhotelan, Kecantikan, dan Usaha Layanan Wisata . Melalui program pendidikan inklusif ini, kita berharap setiap peserta didik dapat mengembangkan potensi, keterampilan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....