PAM Bandarmasih Catat Laba 2025 Rp50,40 M, Pertahankan WTP ke-25 Tahun Berturut-turut

  • 30 Jun 2026 17:26 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - PT Air Minum Bandarmasih menggelar ekspose neraca komparatif hasil audit per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2025 di Aula PAM Bandarmasih, Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan dipimpin langsung Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, didampingi Direktur Operasional Irwan Firmana, Direktur Umum dan Pemasaran Hj. Yulia Riana Sari, serta dihadiri Ketua Dewan Komisaris PAM Bandarmasih, H. Edy Wibowo.

Ekspose neraca komparatif ini merupakan bentuk tanggung jawab PAM Bandarmasih sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan profesional. Penyampaian hasil audit kepada publik juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Berdasarkan hasil audit, laba PAM Bandarmasih pada tahun buku 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Laba operasional naik dari lebih dari Rp55 miliar pada 2024 menjadi lebih dari Rp60 miliar pada 2025, sedangkan laba bersih setelah pajak meningkat dari lebih dari Rp46 miliar menjadi Rp50,40 miliar atau tumbuh sekitar 8,13 persen.

Kinerja keuangan tersebut turut ditopang oleh meningkatnya likuiditas perusahaan. Kas dan setara kas naik sekitar 44,78 persen menjadi Rp99,63 miliar, sementara total utang berhasil ditekan hampir 12 persen sehingga memperkuat kondisi keuangan perusahaan.

Selain itu, sebagian besar proyek infrastruktur yang sebelumnya masih dalam tahap pembangunan telah selesai dan mulai beroperasi. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya nilai aset tetap perusahaan menjadi Rp510,90 miliar yang diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan kepada pelanggan.

Berdasarkan capaian tersebut, perusahaan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2025 yang diaudit berdasarkan standar SAK-EP. Dengan hasil itu, PAM Bandarmasih berhasil mempertahankan predikat WTP selama 25 tahun berturut-turut.

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan kinerja perusahaan juga mengalami peningkatan selama rentang tahun 2024-2025 yang telah dinilai oleh dua lembaga. Menurutnya, peningkatan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan tugas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Berdasarkan penilaian PUPR meningkat dari 4,12 pada tahun 2024 menjadi 4,23 pada tahun 2025 dan menunjukkan kategori Sehat. Sementara hasil evaluasi Kemendagri menunjukkan PAM Bandarmasih tetap berada pada kategori baik," ujarnya.

Zulbadi menjelaskan pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih bagi pelanggan di wilayah Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara yang hingga kini masih belum menikmati layanan air bersih selama 24 jam.

"Komitmen kami adalah terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Wilayah yang pelayanannya belum 24 jam menjadi prioritas perusahaan saat ini," katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisaris PAM Bandarmasih, H. Edy Wibowo, menambahkan peningkatan pelayanan di Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara perlu menjadi prioritas. Menurutnya, hal ini dikarenakan kondisi jaringan pipa yang sudah tua serta tingginya kepadatan penduduk di wilayah tersebut.

"Sehingga ke depan seluruh masyarakat dapat terlayani dengan baik dan distribusi air menjadi semakin lancar," ujarnya.

Ia menambahkan, perusahaan telah menyiapkan anggaran untuk pembenahan jaringan pipa hingga 2028–2029. Program peningkatan pelayanan tersebut dipastikan tidak akan diikuti kenaikan tarif air kepada pelanggan, sementara PAM Bandarmasih tetap berkontribusi kepada daerah melalui dividen dan pemenuhan kewajiban perpajakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....