Perkuat Pariwisata Daerah, Pokdarwis Jadi Garda Terdepan

  • 30 Jun 2026 13:02 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) didorong untuk memperkuat perannya sebagai motor penggerak utama pariwisata daerah. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, saat membuka kegiatan Perkemahan Wisata Bersama Pokdarwis se-Kalimantan Selatan, Senin, 29 Juni 2026.

Fauzi menjelaskan bahwa masyarakat lokal memegang peranan penting karena menjadi pihak pertama yang menyambut para wisatawan. Oleh karena itu, kemajuan sektor wisata di daerah dinilai sangat bergantung pada kesiapan masyarakatnya.

"Pian-pian adalah wajah pertama yang akan dilihat wisatawan ketika datang ke suatu destinasi. Karena itu, kemajuan pariwisata sangat bergantung pada kemampuan kita memberdayakan masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Balangan terus berupaya mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu intrumen pembangunan daerah. Hal ini dilakukan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian budaya lokal.

Dalam kegiatan ini, Pemkab Balangan juga mengenalkan berbagai potensi wisata alam lokal seperti pegunungan, air terjun, hingga wisata pedesaan. Selain alam, produk kuliner khas daerah seperti sirup Batumandi, mandai, hingga gula habang Lampihong turut dipromosikan kepada para peserta.

Acara perkemahan ini sengaja digelar sebagai wadah tahunan untuk mempererat hubungan antar-pengurus Pokdarwis se-Kalsel. Melalui forum ini, para pengelola destinasi dari berbagai daerah bisa berkumpul dan saling berbagi pengalaman.

Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balangan, Bambang Mulyadi, menyebut forum kolaborasi ini memiliki target yang jelas untuk anggotanya. Selain menyambung silaturahmi, acara ini juga difokuskan untuk mengenalkan tempat-tempat wisata baru di Balangan.

"Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar-Pokdarwis, meningkatkan kapasitas dan wawasan anggota. Tentunya juga untuk mempromosikan potensi wisata dan camping ground di Balangan," katanya.

Jumlah peserta yang ikut serta pada tahun ini juga sengaja diperbanyak dengan mengundang perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota di Kalsel. Langkah ini dilakukan agar penyebaran ilmu pengelolaan tempat wisata bisa merata di semua wilayah.

Untuk mengisi acara perkemahan, panitia menyiapkan agenda diskusi dan kegiatan jelajah tempat wisata bersama. Melalui kegiatan lapangan tersebut, para penggerak wisata diharapkan bisa membawa pulang ide-ide baru untuk diterapkan di tempat mereka sendiri.

Secara keseluruhan, acara tahun ini diikuti oleh 78 orang peserta penggerak wisata dari berbagai daerah. Jumlah tersebut terdiri atas 45 perwakilan dari Pokdarwis Kabupaten Balangan dan 33 perwakilan dari kabupaten/kota lain di Kalsel.

Melalui acara bersama ini, kemampuan Pokdarwis di Balangan maupun Kalsel diharapkan dapat semakin meningkat dalam menarik kunjungan wisatawan. Kerja sama dari semua pihak menjadi kunci agar pengelolaan tempat wisata berbasis masyarakat ini dapat terus berjalan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....