Dispar Kalsel Tingkatkan Kapasitas Pengelola Destinasi Pariwisata Daerah

  • 22 Jun 2026 09:45 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi Pariwisata di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan tahun 2026. Salah satunya, kegiatan ini telah berlangsung di Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kamis 18 Juni 2026.

Peserta pelatihan berasal dari Kabupaten Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara. Kegiatan mengusung tema “Penguatan Kapasitas Pokdarwis dalam Pengelolaan Destinasi Wisata yang Berkelanjutan, Inklusif, dan Berdaya Saing.”

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, yang diwakili Kabid Pengembangan Destinasi, Gusti Muhammad Yosalvina Yovani. Turut hadir Kasi Pemberdayaan Masyarakat Wisata Musrefinah Lediya dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tabalong, Zulfan Noor.

Dalam sambutannya, Yosalvina mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran Kelompok Sadar Wisata sebagai penggerak destinasi berbasis masyarakat. Menurutnya, sektor pariwisata memiliki kontribusi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Perkembangan industri pariwisata yang semakin kompetitif menuntut adanya peningkatan kualitas pelayanan, pengelolaan, serta inovasi dalam memasarkan destinasi wisata,” ujarnya.

Ia menilai pengelola wisata harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari dasar-dasar kepariwisataan, pelayanan wisatawan, pelestarian lingkungan hingga pengembangan produk wisata.

Selain itu, peserta juga dibekali strategi promosi dan pemasaran berbasis digital. Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut. Pengelola destinasi didorong mampu membuat konten kreatif dan mempromosikan potensi wisata melalui media sosial serta platform digital lainnya.

“Pokdarwis sebagai organisasi yang tumbuh dari masyarakat memiliki posisi strategis dalam menciptakan lingkungan wisata yang aman, nyaman, bersih, ramah, dan berdaya saing,” ucap Yosalvina.

Melalui pelatihan ini, Dispar Kalsel berharap kualitas pengelolaan destinasi wisata semakin meningkat dan mampu mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan, termasuk kawasan Geopark Meratus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....