Waktu Operasional Disesuaikan, Antrean Truk Mengular di Ahmad Yani Km 6

  • 30 Jun 2026 07:24 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Antrean panjang puluhan truk terlihat di kawasan Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 Banjarmasin. Antrean armada besar tersebut mengular hingga sekitar satu kilometer demi mengantre giliran mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis biosolar di SPBU.

Setiap beberapa menit, para sopir tampak memajukan kendaraan mereka secara bergantian. Kondisi tersebut memaksa mereka untuk menghabiskan waktu lebih lama di jalan raya.

Salah seorang sopir, Ajib, mengaku sudah mulai mengantre sejak siang hari. Menurutnya, datang lebih awal memperbesar peluang untuk mendapatkan solar.

"Tadi habis mengantar barang langsung ikut antre di sini. Jadi, sudah dari tadi menunggu," katanya kepada RRI, Senin malam, 29 Juni 2026.

Ajib yang kerap mengisi BBM di berbagai tempat menyebut kondisi serupa memang sering terjadi. Biasanya, para sopir akan memperhitungkan panjangnya barisan sebelum memutuskan untuk ikut mengantre.

"Jadi kami lihat dulu kondisinya. Kalau antrean sudah panjang dan kuotanya dikira-kira tidak cukup, saya biasanya langsung mencari ke lokasi lain," ujarnya.

Meski harus mengantre, ia mengaku hal tersebut belum mengganggu operasional hariannya secara signifikan. Faktor utamanya karena ia sejauh ini selalu berhasil mendapatkan bahan bakar saat mengantre/

Kondisi berbeda justru dirasakan oleh Bagus, sopir truk lainnya. Menurutnya, antrean yang mengular ini sangat berdampak pada mobilitas pengantaran barang yang ia angkut.

"Kalau tidak mengantre, dalam seminggu saya bisa tiga kali jalan. Tapi kalau harus menunggu lama begini, waktu operasional terpotong dan akhirnya cuma bisa dua kali jalan," ucap Bagus.

Meski demikian, ia mengaku tidak pernah gagal mendapatkan solar saat mengantre. Kondisi tersebut sedikit meringankan bebannya meski harus menunggu lebih lama.

Sementara itu, sejumlah SPBU kini mulai memberlakukan jam operasional khusus untuk pengisian biosolar yang dimulai pada malam hari. Kebijakan ini diterapkan guna menghindari kemacetan panjang yang dapat mengganggu arus lalu lintas, terutama pada jam-jam padat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....