Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Tampilkan Karya dan Bakat Siswa

  • 25 Jun 2026 20:40 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Suasana meriah mewarnai Gedung Serbaguna Balai BPPKS Banjarbaru pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan Open House Tahun 2026 yang digelar oleh Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru tersebut sukses menampilkan berbagai karya dan bakat dari para siswa.

Kegiatan yang mengusung tema "Satu Tahun Merajut Asa, Berbagi Karya" ini menjadi sarana untuk memperkenalkan Sekolah Rakyat kepada masyarakat luas. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 9, Rifki Hakim, menyebut kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Menteri Sosial.

"Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil karya, keterampilan, dan perkembangan mereka selama belajar. Kami juga ingin masyarakat lebih mengenal program ini," ujarnya kepada awak media.

Di sisi lain, Rifki mengakui pihak sekolah menghadapi berbagai tantangan tersendiri selama proses pendidikan berjalan. Tantangan tersebut muncul karena para peserta didik datang dengan berbagai latar belakang dan karakter yang berbeda.

"Tantangan terbesar kami adalah menyamakan frekuensi dan membangun semangat belajar mereka. Karena hal ini penting agar mereka dapat mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh," ucapnya.

Meski demikian, ia menilai perkembangan para siswa hingga satu tahun ini sudah menunjukkan hasil yang positif. Ia pun berharap capaian baik ini dapat terus dipertahankan dan meningkat hingga tahun-tahun ke depan.

Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Administrasi Wilayah dan Kependudukan Kemenko Polkam RI, Kartika Adi Putranta, menyebut Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis pemerintah. Melalui program ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia di daerah dapat terus ditingkatkan.

"Program ini memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Harapannya, mereka memiliki peluang yang sama untuk berkembang," katanya usai kegiatan.

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat berperan langsung dalam meningkatkan perluasan akses pendidikan bagi masyarakat. Selain itu, langkah ini juga menjadi upaya nyata pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

"Pendidikan ini merupakan kunci utama memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, perlu dukungan dan diperkuat oleh berbagai pihak," ucapnya menambahkan.

Kegiatan akhir tahun ini pun ditutup dengan agenda School Tour serta pameran hasil karya para siswa. Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembagian rapor untuk tahun ajaran 2025/2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....