Gerakan Tanam Padi HSU Masuki Titik Keempat di Desa Teluk Betung
- 21 Jun 2026 00:44 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Amuntai - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Sahrujani, menegaskan pelaksanaan tanam padi di Desa Teluk Betung merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga ketahanan pangan dan produksi pertanian. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Tanam Perdana Musim Kemarau Tahun 2026 atau tanam kedua di Kecamatan Sungai Pandan, Kamis, 18 Juni 2026.
"Hari ini kita melaksanakan tanam padi di titik keempat. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan produksi pertanian dan menjaga ketahanan pangan daerah," ujar Haji Jani, sapaan akrab Bupati.
Haji Jani juga mengajak seluruh kelompok tani untuk mengoptimalkan lahan yang masih tersedia. Hal itu dilakukan agar target luas tanam dapat tercapai dan kesejahteraan petani semakin meningkat.
Kegiatan tersebut menjadi titik keempat Gerakan Tanam Padi Tahun 2026 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten HSU. Program ini mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produksi pertanian daerah.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian HSU, Akhmad Rijani, mengatakan Kecamatan Sungai Pandan merupakan salah satu sentra produksi padi. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
"Untuk mempercepat gerakan tanam musim kemarau, pemerintah daerah terus memberikan dukungan melalui bantuan benih, pupuk, pendampingan penyuluh, serta penguatan kelembagaan kelompok tani," ucapnya.
Ia menyampaikan luas baku sawah yang dapat ditanami di HSU mencapai 22.777 hektare, sementara target Luas Tambah Tanam tahun 2026 sebesar 17.712 hektare. Berdasarkan catatan Dinas Pertanian HSU, hingga pertengahan Juni 2026, realisasi luas tanam telah mencapai 1.547 hektare.
Di Kecamatan Sungai Pandan terdapat potensi lahan tanam seluas 4.445 hektare. Sebanyak 376 hektare telah ditanami dan sekitar 3.060 hektare akan dipacu penanamannya pada Juli hingga Agustus 2026.
Selain itu, Kecamatan Sungai Pandan pada tahun 2026 menerima bantuan benih sebanyak 44.375 kilogram. Bantuan tersebut bersumber dari APBD dan APBN.
Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan pupuk sebanyak 4.950 kilogram. Varietas yang banyak dibudidayakan petani antara lain Mekongga, Inpari 32, Inpari Nutrizinc, Siam Madu, dan Siam Manuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....