Terdampak Penataan, Puluhan Pedagang Jalan Ahmad Yani Bakal Direlokasi

  • 19 Jun 2026 12:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Sedikitnya terdapat 26 pedagang akan terdampak proyek penataan kawasan jalan Ahmad Yani Kilometer 1 oleh Pemko Banjarmasin. Rencananya akan dilakukan pelebaran jalan hingga pemasangan pipa utama distribusi air bersih berdiameter 800 milimeter milik PAM Bandarmasih.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sendiri telah mendata pedagang, mulai dari turunan jembatan Dewi, baik di sisi kanan dan kiri. Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya, menegaskan penataan kawasan dilakukan secara terpadu dengan menyinkronkan berbagai program pembangunan agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan di lapangan.

"Karena ada beberapa program yang akan dilaksanakan di lokasi yang sama. Maka semuanya disinkronkan agar pelaksanaannya lebih efektif," ujar Chandra, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurutnya, proyek yang akan dikerjakan tidak hanya sebatas pelebaran jalan maupun pemasangan jaringan pipa. Pemerintah juga menyiapkan pembangunan trotoar, perbaikan drainase, hingga penataan area pedagang agar wajah kawasan menjadi lebih tertib dan nyaman.

Penataan tersebut dinilai mendesak mengingat kondisi kawasan turunan Jembatan Dewi saat ini masih menyisakan berbagai persoalan. Baik dari aspek keindahan kota maupun keselamatan pengguna jalan.

"Kalau melihat kondisi sekarang, dari sisi estetika kawasan tentu masih perlu ditata. Selain itu, aspek keamanan dan keselamatan juga menjadi perhatian, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang bertransaksi di sana," ujarnya.

Di tengah rencana penataan itu, nasib puluhan pedagang terdampak mulai menjadi perhatian pemerintah. Sebagai langkah antisipasi, Pemko Banjarmasin bersama Perumda Pasar telah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi relokasi.

Salah satu lokasi yang kini tengah dikaji berada di kawasan Pasar Kupu-Kupu, Banjarmasin Selatan. Opsi tersebut disiapkan agar para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas usaha tanpa kehilangan mata pencaharian saat penataan berlangsung.

Chandra berharap para pedagang dapat mendukung program tersebut. Karena tujuan utamanya adalah menciptakan kawasan yang lebih tertata, aman, dan mendukung pembangunan kota dalam jangka panjang.

"Kami berharap para pedagang dapat memahami. Penataan ini dilakukan demi kepentingan bersama, terutama untuk menciptakan kawasan yang lebih tertata dan mendukung pembangunan kota jangka panjang," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....