BMKG: Hujan saat Musim Kemarau di Kalsel Masih Tergolong Normal
- 09 Jun 2026 19:03 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hujan saat awal musim kemarau di Kalsel masih tergolong normal
- Kalimantan Selatan masih berada pada masa transisi atau pancaroba
- Hujan kemarau umumnya bersifat lokal, singkat, dan terjadi mendadak
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hujan yang masih turun di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan meski telah memasuki musim kemarau merupakan kondisi yang normal. Hal itu disampaikan Staf Analisa dan Prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Adhitya Prakoso, M.Met., dalam Dialog Kentongan di RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa, 9 Juni 2026.
Menurut Adhitya, Kalimantan Selatan saat ini masih berada pada masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau. Kondisi tersebut membuat hujan lokal masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah meskipun intensitas curah hujan secara umum mulai menurun.
| Baca juga: BMKG: Kalsel Hari ini Cerah Berawan |
“Banyak masyarakat mengira musim kemarau berarti hujan langsung berhenti total, padahal tidak seperti itu. Saat ini kita masih berada dalam fase transisi sehingga hujan sesekali masih sangat mungkin terjadi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, wilayah tropis seperti Kalimantan Selatan memiliki karakter atmosfer yang berbeda dibandingkan daerah yang memiliki batas musim lebih tegas. Selain itu, kedekatan dengan perairan yang luas turut mendukung pembentukan awan hujan meski musim kemarau mulai berlangsung.
“Kondisi sekarang kurang tepat jika disebut kemarau basah. Ini lebih karena dinamika atmosfer harian pada masa pancaroba yang masih memungkinkan terbentuknya awan hujan,” kata Adhitya.
Lebih lanjut, Adhitya menerangkan masyarakat dapat mengenali perbedaan hujan pada musim kemarau dan musim hujan melalui pola kejadiannya. Hujan di musim kemarau umumnya muncul secara tiba-tiba, berlangsung singkat, bersifat lokal, dan sering disertai petir maupun angin kencang.
“Kalau pagi hingga siang cerah lalu sore muncul awan hitam bergumpal dan hujan lebat sesaat, itu ciri khas hujan pada masa kemarau. Setelah hujan selesai, cuaca biasanya kembali cerah,” ucapnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan informasi cuaca terbaru dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama masa peralihan musim. Perubahan cuaca yang berlangsung cepat berpotensi memengaruhi aktivitas sehari-hari maupun keselamatan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....