Orientasi PPPK Tahun 2026, Wali Kota Banjarmasin Minta Pembuktian
- 08 Jun 2026 15:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Sebanyak 407 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemko Banjarmasin yang telah memiliki Nomor Induk dan terdaftar dalam Sistem Informasi ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengikuti Orientasi tahun 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 181 tenaga guru, 66 tenaga kesehatan, dan 160 tenaga teknis lainnya.
Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, memberikan pesan tegas kepada ratusan PPPK saat membuka orientasi di salah satu hotel, Senin, 08 Juni 2026. Pembukaan ditandai dengan pengalungan kartu identitas peserta kepada perwakilan PPPK.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan lolos seleksi bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian sebagai pelayan masyarakat. Yamin juga langsung menyoroti kedisiplinan peserta yang hadir tepat waktu, karena budaya itu menjadi fondasi utama bagi setiap aparatur pemerintah.
“Kegiatan hari ini tepat waktu, jam 9 lewat 5 menit. Saya harapkan orientasi kepada PPPK ini menjadi awal langkah yang baik. Orientasi harus tepat waktu,” kata Yamin.
Tak hanya soal kedisiplinan, orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu juga mengingatkan agar seluruh materi yang diperoleh selama orientasi tidak berhenti sebagai teori semata. Ia meminta peserta benar-benar menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari.
“Saya harap setelah mengikuti orientasi ini, apa yang disampaikan semua harus bisa menjadi bagian dari seorang abdi atau pelayan masyarakat. Berikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Yamin menekankan bahwa ASN, termasuk PPPK, merupakan wajah pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas.
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi ASN dan SDM BKPSDM Kota Banjarmasin, Muhamad Yusri Zani, menjelaskan bahwa kegiatan orientasi bertujuan membentuk PPPK yang memahami peran. Selain itu juga memahami tugas, nilai dasar, serta etika sebagai aparatur negara.
“Orientasi ini menjadi bekal awal agar PPPK mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional sebagai pelayan masyarakat. Didukung pengetahuan, keterampilan, dan etika ASN,” ujarnya.
Selama orientasi, peserta akan mendapatkan berbagai materi strategis mulai dari pengenalan struktur organisasi. Kemudian tata kerja pemerintah daerah, manajemen kinerja, pengenalan jabatan PPPK, fungsi ASN di tempat kerja, hingga penyusunan jurnal, ringkasan materi, dan rencana aksi pasca-orientasi.
Menariknya, pada pelaksanaan tahun ini juga ditambahkan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai bagian dari pembentukan karakter disiplin dan integritas peserta. Kegiatan yang berlangsung sejak 8 Juni hingga 22 Juli 2026 tersebut diharapkan mampu melahirkan PPPK yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....