Kebakaran di Kawasan S Parman Banjarmasin, Rumah dan Sekolah Hangus Terbakar

  • 03 Jun 2026 13:40 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan S Parman, Gang Kalimantan 1, Kecamatan Banjarmasin Barat, Rabu, 3 Juni 2026. Peristiwa yang terjadi pada dinihari tersebut dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 05.00 Wita.

Dalam kejadian tersebut, api dengan cepat membesar karena mayoritas bangunan di kawasan tersebut didominasi oleh material kayu. Amukan si jago merah bahkan sempat merembet dan melalap bangunan sekolah Muhammadiyah yang berada dekat dengan permukiman warga.

Ketua RT setempat, Fauzi Rahman, mengungkapkan bahwa kobaran api melalap sejumlah bangunan rumah milik warga. Musibah yang menghanguskan bangunan di wilayah RT 01 dan RT 02 ini terjadi saat sebagian besar warga belum memulai aktivitas.

"Subuh itu waktu saya mau ke langgar (musala) baru sadar ternyata ada api. Kondisinya api sudah membesar dari awal," ucapnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Saat kebakaran berlangsung, sempat terdengar beberapa kali bunyi ledakan yang diduga kuat berasal dari tabung gas LPG milik warga. Petugas bersama relawan pemadam kebakaran pun sempat kesulitan melakukan proses pemadaman akibat lokasi yang berada di gang sempit serta adanya keterbatasan akses air.

Beruntung, amukan api akhirnya berhasil dipadamkan total setelah petugas gabungan berjibaku di lapangan selama sekitar dua jam. Berdasarkan data sementara, setidaknya tercatat ada 8 unit rumah warga, dua unit gudang, serta satu bangunan sekolah yang terdampak.

Fauzi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Kendati demikian, ia menduga pemicu awal munculnya api berasal dari korsleting arus pendek listrik di salah satu bangunan.

"Kebanyakan warga cuma sempat menyelamatkan diri. Jadi, tidak banyak harta benda yang sempat diselamatkan," katanya menambahkan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian. Sementara untuk total nilai kerugian yang diderita oleh seluruh warga terdampak juga masih dalam tahap pendataan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....