Kisah Nabi Ibrahim Ajarkan Pentingnya Dialog dalam Keluarga
- 31 Mei 2026 16:51 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kisah keluarga Nabi Ibrahim AS mengandung banyak pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga modern. Salah satu nilai penting yang dapat dipetik adalah pentingnya membangun dialog yang baik dan harmonis antara orang tua dan anak.
Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Samdani, dalam acara Kuliah Subuh di RRI Pro1 Banjarmasin, Jumat, 29 Mei 2026. Menurutnya, Nabi Ibrahim tetap mengajak putranya berdialog meskipun perintah untuk menyembelih Ismail merupakan wahyu dari Allah Swt.
Ia menjelaskan, sikap Nabi Ibrahim menunjukkan penghargaan terhadap pendapat anak dalam keluarga. Nilai tersebut dinilai penting untuk diterapkan dalam pola pengasuhan masa kini.
“Dialog antara Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menunjukkan bahwa anak memiliki ruang untuk menyampaikan pendapatnya,” ujarnya. “Hal seperti ini mulai berkurang dalam sebagian keluarga muslim saat ini.”
Menurut Samdani, masih ada orang tua yang memandang anak hanya sebagai pihak yang harus menaati perintah tanpa diberi kesempatan berbicara. Kondisi tersebut dapat menghambat perkembangan karakter dan kepercayaan diri anak.
Ia menilai hubungan orang tua dan anak seharusnya dibangun atas dasar komunikasi yang sehat, bukan sekadar hubungan antara atasan dan bawahan. Pendekatan yang terlalu otoriter berpotensi melahirkan kepatuhan yang tidak tulus.
“Anak yang tidak memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat dapat menyimpan sikap penolakan dalam dirinya,” ujarnya. “Jika terus dipendam, kondisi tersebut dapat menjadi bom waktu yang suatu saat muncul ketika situasi mendukung.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....