Bunda Literasi Dorong Gerakan Membaca di Kalimantan Selatan

  • 27 Mei 2026 12:17 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Pekan Literasi Kalimantan Selatan 2026. Kegiatan diawali dengan kick-off yang berlangsung di Aula Pangeran Antasari lantai 6 KPwBI Kalsel sebagai upaya memperkuat budaya literasi di tengah perkembangan era digital. Senin, 25 Mei 2026.

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Janah Muhidin, menyampaikan bahwa pembangunan budaya literasi memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. PENTAS 2026 diharapkan mampu menghubungkan masyarakat dengan penulis, pemikir dan karya-karya yang mencerahkan.

“Saya harap rangkaian kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, menghidupkan perpustakaan, dan merawat budaya membaca khususnya di kalangan generasi muda. Kegiatan literasi seperti ini menjadi ruang penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap pengetahuan,” ujarnya

Fathul Janah menyampaikan bahwa kecintaan terhadap buku merupakan tanda bahwa budaya literasi masih hidup dan terus berkembang di Kalsel. Adapun kebiasaan membaca merupakan warisan berharga yang perlu ditanamkan kepada anak-anak.

Ia menegaskan bahwa kebiasaan membaca dapat membentuk karakter, meningkatkan rasa ingin tahu, empati, dan kemampuan berpikir kritis seseorang. Dalam hal ini, ia mengajak masyarakat untuk membiasakan membaca sejak dari lingkungan keluarga.

“Pentingnya menyediakan waktu dan akses bacaan yang mudah dijangkau oleh anak-anak di rumah. Membaca merupakan cara sederhana namun efektif dalam memperluas wawasan dan memahami kehidupan secara lebih luas,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, peserta PENTAS 2026 juga berkesempatab mengikuti kegiatan bersama penulis Tere Liye yang hadir sebagai narasumber. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus memperbanyak membaca dan menjadikan buku sebagai sumber inspirasi.

“Mari kita semua menjadikan membaca sebagai gaya hidup. Saya harap semangat literasi terus tumbuh sehingga tercipta masyarakat yang gemar belajar, berbagi ilmu, dan terus berkembang,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....