Perempuan Jangan Diam! Bongkar Bahaya Kekerasan dan TPPO di Banjarmasin
- 27 Mei 2026 10:09 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menegaskan pentingnya keberanian perempuan untuk melawan segala bentuk kekerasan dan ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Perlindungan Perempuan dari Tindak Kekerasan yang digelar di Banjarmasin Creative Hub, belum lama tadi.
Kegiatan sosialisasi pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) dan TPPO tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat sebagai langkah edukasi sekaligus penguatan kesadaran publik terhadap ancaman kekerasan yang masih menghantui perempuan. Dalam paparannya, Neli menekankan bahwa kekerasan terhadap perempuan bukan lagi persoalan pribadi, melainkan masalah sosial yang harus dicegah bersama.
“Perempuan tidak boleh takut untuk berbicara. Kekerasan sekecil apa pun tidak boleh dianggap biasa. Semua pihak harus peduli dan berani mengambil tindakan,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus TPPO yang kini semakin beragam dan kerap menyasar perempuan maupun anak-anak dengan iming-iming pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. “Jangan mudah percaya dengan tawaran kerja yang tidak jelas. TPPO ini nyata dan ancamannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujar Neli.
Menurutnya, perlindungan perempuan harus dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas. Karena itu, peran orang tua, tokoh masyarakat, hingga lembaga sosial sangat diperlukan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.
Sosialisasi tersebut turut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan, langkah pencegahan, hingga cara mengenali indikasi perdagangan orang agar korban dapat dicegah sejak dini. Kehadiran TP PKK Kota Banjarmasin dalam kegiatan itu menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya penguatan perlindungan perempuan di Kota Seribu Sungai.
“Kalau masyarakat peduli, maka potensi kekerasan dan perdagangan orang bisa ditekan bersama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas kita semua,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....