Penguatan Budaya Literasi di Kalimantan Selatan
- 26 Mei 2026 13:39 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Pekan Literasi Kalimantan Selatan 2026. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Buku Sedunia sekaligus menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat. Senin, 25 Mei 2026.
PENTAS 2026 mengangkat tema“Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities” sebagai upaya memperkuat budaya membaca dan membangun generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Tema ini juga menegaskan pentingnya literasi sebagai penghubung antara masyarakat dengan pengetahuan, peluang, dan perubahan zaman.
Sebagai upaya memperkuat budaya membaca dan membangun generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Tema tersebut juga menegaskan pentingnya literasi sebagai penghubung antara masyarakat dengan pengetahuan, peluang, dan perubahan zaman.
Kepala KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan, Fajar Madjardi, menyampaikan bahwa masyarakat saat ini hidup di era perubahan yang berlangsung sangat cepat. Kondisi ini ditandai dengan perkembangan transaksi digital, keterbukaan informasi, dan dinamika ekonomi yang semakin kompleks.
“Literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi secara kritis. Selain itu, literasi juga berkaitan dengan kemampuan mengambil keputusan yang bijak serta beradaptasi terhadap perubahan,” ujarnya.
Bank Indonesia terus mendorong penguatan literasi masyarakat melalui berbagai program edukasi yang berkelanjutan. Program ini meliputi edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah, QRIS, perlindungan konsumen, pengembangan UMKM, hingga penguatan komunitas Generasi Baru Indonesia.
“Berbagai inisiatif tersebut turut diperkuat dengan penyediaan perpustakaan keliling sebagai ruang belajar terbuka bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk memperluas akses literasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam berbagai aspek ekonomi dan keuangan,” ucapnya.
Melalui PENTAS 2026, pihaknya mengharapkan lahir pembaca kritis, penulis kreatif, dan generasi muda yang menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup. Literasi dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun pola pikir terbuka serta mewujudkan masyarakat yang lebih berdaya saing .
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....