TBC hingga Kanker Mengintai! Pemko Banjarmasin Serukan Perang Lawan Penyakit
- 25 Mei 2026 14:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kota Banjarmasin saat ini masih menghadapi ancaman serius dari berbagai penyakit menular maupun tidak menular yang terus mengalami peningkatan. Seperti Tuberkulosis dan HIV/AIDS, maupun penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, hingga kanker.
Fakta itu terungkap dalam kegiatan koordinasi, advokasi, dan sosialisasi pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) di Kota Banjarmasin di salah satu hotel berbintang, Senin, 25 Mei 2025. Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda membuka sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Mewakili Wali Kota Banjarmasin, Ananda menegaskan bahwa pembangunan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah demi menciptakan masyarakat yang produktif, mandiri, dan sejahtera. “Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit harus dilaksanakan secara terintegrasi. Selain itu berkelanjutan, dan melibatkan semua pihak,” katanya di hadapan peserta kegiatan.
Tak hanya itu, Ananda juga menyoroti pentingnya penguatan imunisasi, observasi kesehatan masyarakat, hingga edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
“Keberhasilan program kesehatan tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Tetapi memerlukan sinergi semua pihak untuk memperkuat komitmen, menyatukan langkah, dan membangun kolaborasi bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, dr. Dwi Atmi mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat koordinasi dalam upaya pengendalian penyakit menular maupun penyakit tidak menular di Banjarmasin. Ia menegaskan, pengendalian penyakit tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh pihak, termasuk SKPD dan perangkat daerah lainnya.
“Saat ini kita melaksanakan kegiatan sosialisasi, advokasi, dan koordinasi pencegahan dan pengendalian penyakit. Dalam hal ini ada dua jenis penyakit yang kita lakukan koordinasi, advokasi, serta sosialisasi, yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular,” ucapnya.
Menurutnya, sejumlah penyakit seperti Tuberkulosis (TBC), HIV, hipertensi, Diabetes Melitus (DM), hingga kanker masih menjadi perhatian serius yang harus dikendalikan bersama. “Untuk itu berbagai penyakit menular maupun penyakit tidak menular memang harus kita waspadai. Semua ini harus kita kendalikan bersama,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....