Yayasan Tunas Meratus Gencarkan Pelestarian Buah Lokal

  • 23 Mei 2026 19:31 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Mohamad Hanif Wicaksono aktif mengenalkan buah lokal khas Kalimantan Selatan sebagai identitas Banua.
  • Yayasan Tunas Meratus mengembangkan Nursery dan Arboretum Ambutun untuk konservasi dan edukasi lingkungan
  • Buah lokal dinilai memiliki potensi ekonomi, wisata, dan warisan bagi generasi mendatang

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pelestarian buah lokal terus dikampanyekan sebagai upaya menjaga kekayaan hayati Kalimantan Selatan. Upaya tersebut dilakukan Ketua Yayasan Tunas Meratus, Mohamad Hanif Wicaksono, melalui berbagai kegiatan konservasi dan edukasi lingkungan.

Melalui Yayasan Tunas Meratus, Hanif aktif mengenalkan beragam buah khas Banua seperti pampakin, mantuala, binturung, tarap, hingga kapul. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat semakin mengenal sekaligus menghargai potensi lingkungan di daerahnya sendiri.

“Kami ingin buah lokal tidak hanya dikenal, tetapi juga dilestarikan sebagai identitas Banua,” kata Hanif, Sabtu, 23 Mei 2026. “Kalimantan Selatan memiliki kekayaan hayati yang luar biasa.”

Selain memperkenalkan buah lokal, ia juga mengembangkan Nursery dan Arboretum Ambutun sebagai bagian dari upaya konservasi tanaman langka dan buah khas daerah. Tempat tersebut menjadi ruang pembibitan sekaligus sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.

“Pelestarian tidak cukup hanya dengan cerita, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata seperti penanaman dan pembibitan,” ujar Mohamad Hanif Wicaksono. “Karena itu kami membangun ruang konservasi yang bisa dimanfaatkan bersama.”

Menurutnya, buah lokal tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga potensi ekonomi dan wisata yang dapat dikembangkan di masa depan. Ia berharap masyarakat semakin bangga terhadap kekayaan alam yang dimiliki Kalimantan Selatan.

“Saya bermimpi suatu hari nanti ada perkebunan buah lokal yang bisa dinikmati semua orang,” ucap Mohamad Hanif Wicaksono. “Jika dijaga bersama, buah lokal dapat menjadi warisan penting bagi generasi mendatang.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....