Riset Penyangga IKN, BRIN dan BPBD Balangan Gali Pamali Ekologi Dayak Meratus

  • 23 Mei 2026 09:28 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Pamali ekologi masyarakat Dayak Meratus kini dilirik oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Nilai kearifan lokal tersebut nantinya akan digali sebagai bagian dari riset wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kolaborasi bersama BPBD Balangan ini diwujudkan melalui pengumpulan data penelitian bertajuk "Ekspedisi Dayak Meratus sebagai Penyangga Pintu Gerbang IKN melalui Eksplorasi Pamali Ekologi". Rencananya, agenda riset tersebut akan difokuskan di kawasan Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan.

Peneliti BRIN, Derri Ris Riana, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Balangan guna mematangkan teknis turun lapangan. Ia menilai pamali ekologi di wilayah Tebing Tinggi sangat potensial karena masih dijaga oleh masyarakat setempat.

"Semoga riset ini bisa menjadi rujukan berharga dalam mengambil kebijakan pengurangan kerentanan bencana di masa depan," ucapnya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menyambut positif rencana penelitian berbasis kebudayaan tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya pelestarian tradisi sekaligus strategi mitigasi bencana berbasis komunitas.

"Penelitian ini mengangkat kearifan lokal masyarakat Tebing Tinggi yang sangat berharga. Kami berharap ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan," katanya.

Sinergi antara BRIN dan BPBD Balangan ini diharapkan mampu memperkuat strategi pengurangan risiko bencana melalui pendekatan ekologi budaya lokal. Selain itu, hasil riset ini ditargetkan dapat memperkokoh fondasi pembangunan berkelanjutan di wilayah penyangga IKN.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....