Ancam Hasil Panen, Penyakit Padi Menguning Serang Sawah di Banjarmasin

  • 22 Mei 2026 21:27 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Munculnya gejala padi menguning di area persawahan kini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para petani. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat merusak kualitas serta menurunkan jumlah hasil panen.

Di kawasan Sungai Lulut Dalam, Kecamatan Banjarmasin Timur, hampir seluruh lahan milik para petani merasakan dampak serangan penyakit ini. Salah satunya dirasakan oleh Suriadi, yang puluhan borongan lahan sawah miliknya terserang penyakit ini.

Dari total 75 borongan lahan sawah yang ia kelola, gejala padi menguning tersebut bahkan dapat menyerang sekitar 25 borongan. Kondisi ini pun memaksa dirinya untuk terus melakukan berbagai upaya penanganan.

"Di sini lahan kita hampir kena semuanya. Makanya sekarang kita obati biar padinya tetap bisa berbuah," ujarnya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Serangan penyakit ini diduga kuat terjadi akibat tingginya kadar zat asam pada tanah serta penyebaran virus tungro. Selain itu, faktor cuaca dengan intensitas hujan yang tidak menentu membuat air yang menggenangi area sawah tak kunjung surut.

Ketua Kelompok Tani Sekeluarga, Ahmatsyah, mengungkapkan bahwa upaya penanggulangan sebenarnya terus berjalan. Namun, hingga saat ini kondisi tanaman padi di wilayahnya masih belum bisa pulih sepenuhnya.

"Padahal penanggulangan dari BPP sudah dilakukan, seperti penyemprotan dan pemupukan. Tapi penyakit ini masih tidak hilang juga," ucapnya.

Ahmatsyah mengungkapkan, penyakit tersebut sempat menyerang lahan sawah miliknya. Dari total 45 borongan yang biasa menghasilkan minimal 400 belek, ia mengaku sempat hanya bisa memanen sebanyak 60 belek padi.

Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, para petani bersama petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) terus melakukan upaya penyelamatan. Pihak BPP juga sudah mengambil sampel tanaman untuk memastikan penyebab pasti dari penyakit tersebut.

"Kami sekarang koordinasi dan rapat terus dengan BPP. Kami bersama-sama mencari solusi terbaik," kata Ahmatsyah.

Kini, para petani terus berupaya untuk mencegah meluasnya penyakit padi menguning tersebut. Mereka berharap ada penanganan yang lebih efektif agar kerusakan tidak semakin meluas dan mengganggu siklus pertanian secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....