Motoris Kelotok Jadi ‘Kapten Kapal’, Wisata Sungai Banjarmasin Naik Kelas

  • 21 Mei 2026 16:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin mengambil langkah progresif dengan mengubah citra para motoris kelotok menjadi sosok yang lebih profesional dan berkelas. Sebanyak puluhan paman kelotok yang selama ini identik dengan transportasi wisata sungai, “naik pangkat” menjadi kapten kapal wisata.

Transformasi itu ditandai dengan penyerahan dan pemasangan atribut kerja secara simbolis oleh Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR di Banjarmasin Culture Hub, Kamis, 21 Mei 2026. Momentum tersebut sekaligus menjadi tonggak awal pembenahan besar-besaran sektor wisata sungai melalui program bimbingan teknis (Bimtek) bagi para kapten kapal kelotok.

Wali Kota Yamin menegaskan, perubahan identitas itu bukan sekadar pergantian istilah atau pencitraan semata. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemkot dalam mengangkat martabat profesi motoris wisata sungai sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

“Dengan adanya perubahan ini, mereka bukan lagi paman kelotok. Tapi kita sebut kapten kapal kelotok wisata yang ada di Kota Banjarmasin,” kata Yamin.

Ia menilai, wisata susur sungai tak cukup hanya mengandalkan panorama sungai dan ikon kota. Pelayanan yang aman, nyaman, ramah, dan profesional juga menjadi faktor penting agar wisatawan betah dan ingin kembali datang.

“Pelayanan yang humanis, penuh etika sopan santun, hingga patuh terhadap SOP. Termasuk transparansi tarif, saya kira ini semua penting,” ujarnya.

Tak hanya itu, Yamin juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan wisatawan di tengah meningkatnya minat masyarakat menikmati wisata sungai.“Kita ingin pengunjung bisa menikmati susur sungai dengan aman dan nyaman. Kita tunjukkan orang Banjar itu menjunjung tinggi etika dan sopan santun. Jangan sampai ke depan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Budporapar Ibnu Sabil mengungkapkan, sebanyak 80 motoris yang kini resmi menyandang status kapten kapal mendapat pelatihan khusus serta perlengkapan atribut baru. Menurut Ibnu, tampilan yang rapi, seragam, dan profesional menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan wisatawan, termasuk turis luar daerah hingga mancanegara.

“Setelan ini kami rasa penting untuk memberikan pelayanan yang lebih nyaman kepada para pengguna atau pengunjung wisata kelotok. Harapan kita ini bisa menggaet wisatawan lebih banyak lagi untuk susur sungai,” ujarnya.

Dengan wajah baru yang lebih estetik, profesional, dan modern, wisata susur sungai di Kota Banjarmasin diharapkan semakin naik kelas. Tak hanya memperkuat citra Kota Seribu Sungai sebagai waterfront city, langkah ini juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat lokal dan menghidupkan kembali denyut pariwisata sungai yang menjadi identitas khas urang Banjar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....