Kesibukan Dunia Bisa Membuat Manusia Lalai Beribadah
- 20 Mei 2026 18:20 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Ahmad Muhajir, mengingatkan bahaya kesibukan dunia yang dapat membuat manusia lalai beribadah. Hal disampaikan dalam program Kuliah Subuh di RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu, 20 Mei 2026.
Menurutnya, manusia sering menghabiskan tenaga dan pikiran untuk mengejar urusan dunia. Padahal, kehidupan dunia hanya bersifat sementara.
“Orang rela begadang demi pekerjaan, tetapi berat bangun subuh. Banyak pula yang disiplin urusan bisnis, tetapi lalai menjaga salat,” ujar Ahmad Muhajir.
Ia mengutip pandangan Ibnu Athaillah as-Sakandari tentang tanda padamnya mata hati. Kondisi tersebut terjadi ketika manusia lebih sibuk mengejar urusan dunia dibanding menjalankan kewajiban kepada Allah Swt.
Menurut Ahmad Muhajir, rezeki, umur, dan kehidupan manusia telah ditetapkan Allah Swt. Namun, banyak orang justru mengabaikan ibadah demi kepentingan duniawi.
“Yang menemani manusia di alam kubur bukan jabatan atau popularitas,” ujarnya. “Yang menyelamatkan hanyalah amal saleh dan rahmat Allah Swt.”
| Baca juga: Bahaya Riya dan Bangga terhadap Amal Sendiri |
Ia menjelaskan dunia hanyalah tempat singgah sementara bagi manusia. Karena itu, kehidupan akhirat harus menjadi perhatian utama umat Islam.
Ahmad Muhajir juga mengingatkan agar umat Islam tidak hanya sibuk mengejar pencapaian duniawi. Keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah dinilai sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Perbanyak amal, tetapi jangan kagum kepada amal diri sendiri. Tetap berharap kepada rahmat Allah Swt,” ujarnya.
Ia mengajak umat Islam tetap semangat beramal tanpa merasa paling saleh. Sikap rendah hati juga dinilai menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang muslim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....