Rimalia Karim: Kekecewaan Orang Dewasa Berawal dari Ekspektasi Keliru
- 18 Mei 2026 03:57 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Di tengah meningkatnya tekanan emosional dan persoalan kesehatan mental di kalangan masyarakat dewasa, rasa tidak dipahami oleh keluarga maupun lingkungan sosial dinilai menjadi salah satu pemicu konflik batin yang berkepanjangan. Perasaan tidak dipahami oleh keluarga maupun lingkungan sosial sering kali memicu konflik batin yang berkepanjangan pada usia dewasa.
Praktisi parenting dan keluarga, Rimalia Karim, dalam siaran “Inspirasi Kehidupan” di RRI Pro 1 Banjarmasin, Sabtu, 16 Mei 2026, mengatakan bahwa banyak kekecewaan yang dialami orang dewasa sebenarnya berakar dari ekspektasi yang tidak realistis terhadap orang lain.
Banyak individu menuntut orang lain peka secara otomatis terhadap situasi sulit yang sedang mereka hadapi. Sebagai langkah awal pemulihan mental, Rimalia mengajak masyarakat untuk beralih dari mencari pengakuan eksternal menuju tindakan validasi diri sendiri.
"Kedamaian psikologis dimulai ketika seseorang mampu menerima dan mengenali emosinya secara jujur tanpa intervensi pihak luar," ucap Rimallia.
| Baca juga: BNN: Penyalahgunaan Lem Ancam Generasi Muda |
Rimalia menegaskan bahwa kita tidak memiliki kendali penuh atas cara orang lain memahami atau merespons perasaan kita di dunia nyata. Hal terbaik yang bisa dikendalikan adalah bagaimana kita merangkul emosi itu sendiri dan berhenti menyalahkan keadaan.
Lebih lanjut, ia mengkritisi kebiasaan orang dewasa yang sering kali menggunakan "kode-kode" implisit saat berkomunikasi dengan pasangan atau keluarga.
Pola komunikasi yang tidak langsung dan cenderung pasif-agresif ini dinilai justru memperlebar jarak kesalahpahaman antarindividu.
Solusi praktis yang ditawarkan adalah membangun komunikasi asertif, di mana setiap anggota keluarga dilatih untuk menyampaikan kebutuhan emosional secara jelas. Keterbukaan ini dinilai efektif mereduksi ketegangan mental dan menciptakan hubungan interpersonal yang jauh lebih substansial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....