Ribuan Anak Putus Sekolah di Banjarmasin, Pemko Gunakan Jurus ‘Berkat’
- 17 Mei 2026 07:30 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Banjarmasin masih dibayangi persoalan ribuan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang hingga kini belum terselesaikan. Berdasarkan data Verifikasi Validasi Anak Tidak Sekolah (Verval ATS) tahun 2025, jumlah ATS di kota bejuluk Seribu Sungai ini mencapai sekitar 7.378 anak.
Angka tersebut menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan daerah. Pasalnya, secara keseluruhan di Kalimantan Selatan, jumlah anak yang tidak mengenyam pendidikan formal pada 2025 tercatat mencapai sekitar 60.996 anak, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA.
Meski Badan Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Selatan memperkirakan angka riil ATS di Banjarmasin berada di kisaran 3.000 anak. Pemerintah Kota tetap memilih menggunakan angka konservatif 7.378 anak sebagai dasar penyusunan kebijakan penanganan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama menegaskan, tingginya angka anak putus sekolah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Karena itu, Pemko mulai menjalankan program Berkat (Bersama Kita Atasi Anak Tidak Sekolah) sebagai langkah nyata penanganan.
“Angka anak putus sekolah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pada 2026 ini sudah ada sekitar 500 anak yang kita intervensi melalui program Berkat,” ujar Ryan.
Ia mengungkapkan, ada tiga kelompok utama yang menjadi prioritas penanganan pemerintah. Yakni anak usia sekolah yang terpaksa bekerja, korban pernikahan dini, hingga anak-anak yang terhambat sekolah akibat tekanan ekonomi keluarga.
“Program ini kita jalankan bersama PKBM swasta. Tujuannya agar anak-anak yang putus sekolah tetap memiliki akses untuk melanjutkan pendidikan,” katanya.
Menurut Ryan, persoalan ATS bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi muda di Banjarmasin. Karena itu, pihaknya berharap program Berkat mampu menekan angka putus sekolah yang selama ini terus menjadi pekerjaan rumah dunia pendidikan.
“ATS bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi muda. Kita sudah lakukan upaya melalui program Berkat ini,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....