Mimbar Agama Katolik Ajak Umat Menjadi Tanda Kasih Tuhan
- 13 Mei 2026 11:18 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Kehadiran sederhana dan perhatian kecil ternyata dapat menjadi tanda kasih Tuhan bagi sesama. Pesan inilah yang menguat dalam Mimbar Agama Katolik RRI Pro 1 Banjarmasin yang disiarkan langsung melalui YouTube dengan tema “Jadilah Alasan Orang Lain Merasa Dikasihi Tuhan.”
Acara dipandu Oktavianus Nilman Zalukhu, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat sekaligus anggota Komsos Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Veteran. Hadir sebagai narasumber Gabriel Jonathan Barcelona, mahasiswa STKIP Widya Yuwana Madiun, dan Sr. Fatima Asni Soares, SCMM dari Yayasan Anawim.
Dalam permenungan yang mengacu pada Injil Lukas 1:39-56 tentang Maria mengunjungi Elisabeth. Umat diajak memahami bahwa kasih Tuhan sering kali hadir melalui tindakan sederhana manusia.
“Kadang Tuhan bekerja lewat manusia, lewat perhatian kecil dan sapaan sederhana. Dari hal kecil itu, orang bisa merasa bahwa Tuhan masih peduli kepada mereka,” ujar Gabriel Jonathan Barcelona.
Sementara itu, Sr. Fatima Asni Soares, SCMM menegaskan bahwa evangelisasi bukan hanya soal berkhotbah. Tetapi menghadirkan kasih Tuhan melalui kehidupan sehari-hari.
“Orang tidak selalu membutuhkan jawaban hebat. Kadang mereka hanya membutuhkan seseorang yang hadir, mendengarkan, dan peduli tanpa menghakimi,” katanya.
Dalam dialog tersebut, para narasumber juga menyoroti pentingnya menghadirkan kasih Tuhan di era digital. Media sosial dinilai dapat menjadi sarana evangelisasi melalui kata-kata yang menguatkan, konten yang membawa harapan, serta komunikasi yang manusiawi.
Selain itu, keduanya membagikan pengalaman sederhana yang menunjukkan bahwa sapaan, perhatian, dan kehadiran dapat menjadi penguat bagi orang lain yang sedang mengalami kesulitan hidup. Menutup permenungan, umat diajak untuk tidak lelah menjadi pembawa sukacita dan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita mungkin tidak bisa mengubah seluruh dunia, tetapi kita bisa membuat satu orang merasa dicintai hari ini,” ujar Sr. Fatima.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....