Sampah Plastik Disulap Jadi Hiasan Sekolah, Wali Kota Banjarmasin: Harus Ditiru!
- 12 Mei 2026 10:37 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Upaya sederhana namun berdampak besar ditunjukkan SDN Kuin Cerucuk 1 di Kota Banjarmasin. Di tengah kegiatan penyaluran bantuan perlengkapan sekolah, perhatian justru tertuju pada kreativitas lingkungan yang dilakukan pihak sekolah dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi eco bricks.
Tak sekadar dijadikan pajangan, eco bricks tersebut dimanfaatkan sebagai elemen hiasan sekaligus sarana fungsional di lingkungan sekolah. Langkah ini pun mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR.
“Saya apresiasi kepada kepala sekolah dan guru-guru di SDN Kuin Cerucuk 1. Cara ini bisa memanfaatkan sampah plastik menjadi eco bricks untuk dijadikan hiasan sekolahan dan bisa bermanfaat juga,” ujar Yamin, di sela-sela pembagian perlengkapan sekolah gratis, Selasa pagi, 12 Mei 2026.
Menurutnya, inovasi tersebut bukan hanya soal kebersihan sekolah, tetapi juga menjadi bentuk pendidikan karakter bagi para siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan sejak dini. Salah satunya dengan melakukan pemilahan sampah dan mengelola sampah plastik untuk bisa lebih bermanfaat.
“Ini mengajarkan anak-anak dari sejak dini untuk melakukan pemilahan sampah dan mengelola sampah plastik untuk bisa lebih bermanfaat seperti yang kita lihat. Berharap ke depan bisa lebih ditingkatkan dan dimaksimalkan lagi,” ucapnya.
Yamin menegaskan, budaya menjaga kebersihan harus mulai ditanamkan dari lingkungan sekolah. Ia menilai kebiasaan kecil seperti memilah sampah akan menjadi pondasi penting bagi masa depan generasi muda.
“Kebersihan harus mulai ditanamkan dari lingkungan sekolah. Menanamkan kebersihan dari sekarang ini penting bagi kita untuk masa depan dan menjaga kebersihan,” katanya.
Pemanfaatan eco bricks di SDN Kuin Cerucuk 1 kini menjadi contoh nyata bagaimana sekolah mampu menghadirkan edukasi lingkungan berbasis praktik langsung. Di tengah persoalan sampah plastik yang terus menjadi tantangan, langkah kecil dari ruang kelas ini justru memberi pesan besar: sampah bisa berubah menjadi sesuatu yang bernilai jika dikelola dengan kreativitas dan kepedulian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....