Niat Ikhlas Jadi Dasar Utama Menuntut Ilmu Agama
- 09 Mei 2026 15:38 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin — Menuntut ilmu agama bukan sekadar mencari pengetahuan, tetapi juga membentuk hati dan akhlak agar lebih dekat kepada Allah SWT. Pesan itu mengemuka dalam siaran Hikmah Subuh Pro4 RRI Banjarmasin, bersama Ustaz Syaifullah, S.Sos.I, Jumat, 8 Mei 2026.
Topik yang diangkat adalah “Niat Baik dalam Mencari Ilmu”. Dalam tausiyahnya, Ustaz Syaifullah menegaskan bahwa niat menjadi pondasi utama dalam menuntut ilmu. Sebagaimana isi kitab Ta’limul Muta’allim karya Syekh Burhanuddin Al-Zarnuji yang banyak dipelajari di pesantren sebagai pedoman adab dan keberkahan ilmu.
Menurutnya, seorang penuntut ilmu harus meluruskan niat hanya untuk mencari rida Allah SWT dan kebahagiaan akhirat, bukan demi kepentingan duniawi semata. Ustaz mengingatkan agar ilmu tidak dijadikan alat untuk mencari popularitas ataupun pujian manusia.
“Jangan sampai kita menuntut ilmu hanya untuk kehormatan, mencari perhatian manusia, atau menyombongkan diri. Ilmu agama harus diniatkan dengan hati yang ikhlas,” ujar Ustaz Syaifullah.
Dijeladskan pula bahwa ilmu agama memiliki peran penting dalam menghilangkan kebodohan, menjaga ajaran Islam tetap hidup, sekaligus membentuk akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak bahkan lebih tinggi nilainya dibandingkan ilmu.
“Akhlak itu lebih tinggi daripada ilmu. Jadi sebelum menuntut ilmu agama, akhlak terlebih dahulu harus dibetulkan,” katanya.
Ustaz Syaifullah mengajak masyarakat memanfaatkan kemudahan akses majelis taklim dan pengajian yang banyak tersedia di Banjarmasin. Tidak ada alasan bagi umat Islam untuk meninggalkan majelis ilmu di tengah banyaknya fasilitas pembelajaran agama.
Dikatakan, kebiasaan menuntut ilmu dapat dimulai dari langkah kecil secara rutin agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulailah dari yang kecil, seminggu sekali atau sebulan sekali mengikuti majelis ilmu.
"Kalau sudah merasakan lezatnya ilmu, maka itu akan menjadi kebiasaan baik,” ucapnya.
Di akhir tausiyah, Ustaz Syaifullah kembali mengingatkan agar penuntut ilmu menjaga keikhlasan hati dan tidak menjadikan ilmu sebagai sarana untuk menjatuhkan orang lain ataupun membanggakan diri. Sebab, ilmu agama merupakan jalan menuju keberkahan dan kemuliaan hidup di dunia maupun akhirat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....