Bincang Kreatif Banjarmasin Dorong Seniman Lokal Naik Panggung
- 08 Mei 2026 11:26 WIB
- Banjarmasin
RRI. CO.ID, Banjarmasin – Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menghadirkan Bincang Kreatif Seni Pertunjukan di Banjarmasin sebagai bagian dari rangkaian Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas bagi pelaku seni lokal, yang berlangsung di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kamis 7 Mei 2026.
Acara yang digelar di Lecture Theater FISIP tersebut dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga praktisi seni pertunjukan. Tema “Dari Ide Ke Panggung” diangkat untuk memperluas pemahaman peserta mengenai proses kreatif dan manajemen produksi seni pertunjukan.
Program Manager Bakti Budaya Djarum Foundation, Billy Gamaliel, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem seni pertunjukan yang lebih kuat. Menurutnya, generasi muda perlu didorong agar berani berkarya sekaligus memahami proses pengembangan karya secara profesional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong para pelaku seni, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya berani berkarya tetapi juga memahami bagaimana mengembangkan ide menjadi karya yang matang dan siap dipentaskan,” ujar Billy.
Ia menambahkan Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 menjadi bentuk komitmen berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem seni pertunjukan Indonesia.

Hadir sebagai narasumber, seorang koreografer dan penari berpengalaman di kancah nasional dan internasional, Eko Supriyanto, yang membagikan pengalamannya mengenai proses kreatif dalam seni pertunjukan. Ia menilai karya yang kuat lahir dari riset, pengalaman, dan dialog mendalam dengan lingkungan sosial maupun budaya sekitar.
“Tradisi juga perlu diposisikan sebagai pengetahuan dan karya intelektual, sehingga tantangannya adalah bagaimana mengolah nilai lokal menjadi bahasa artistik yang tetap memiliki spirit budaya yang juga relevan dengan global,” kata Eko.
Ia juga mendorong seniman muda memanfaatkan program ini sebagai ruang belajar dan memperluas jejaring kreatif.

Sementara itu, praktisi seni pertunjukan dan produser BEKARYA, Chriskevin Adefrid, menyoroti pentingnya manajemen produksi dalam sebuah pertunjukan. Menurutnya, keberhasilan karya tidak hanya bergantung pada ide kreatif, tetapi juga kesiapan sistem kerja seluruh tim.
“Dalam sebuah pertunjukan, semua kreator memiliki peran masing-masing dan harus berjalan selaras agar sebuah ide benar-benar bisa terwujud di atas panggung,” ucap Chriskevin.
Ia menegaskan komunikasi dan negosiasi menjadi kunci menjaga visi artistik tetap sejalan dengan kebutuhan produksi. Program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 sendiri terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia 18 hingga 35 tahun yang tergabung dalam komunitas seni pertunjukan.
Peserta dapat mengirimkan proposal karya hingga 31 Mei 2026 dengan kesempatan memperoleh dana produksi, workshop, dan mentoring dari praktisi seni berpengalaman. Billy berharap kehadiran Bincang Kreatif Seni Pertunjukan di Banjarmasin mampu melahirkan lebih banyak karya seni lokal yang berkualitas.
Ia juga optimistis program ini dapat memperkuat posisi daerah dalam peta ekosistem seni pertunjukan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....